Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas bimbingan guru pamong terhadap kompetensi pedagogik mahasiswa serta menguji peran asal daerah sebagai variabel moderator dalam hubungan tersebut pada program Asistensi Mengajar Sekolah Dasar (AMSD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional ex post facto. Sampel penelitian berjumlah 200 mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Makassar yang telah mengikuti program AMSD, yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan melalui angket evaluasi pengalaman AMSD yang mengukur kualitas bimbingan guru pamong dan kompetensi pedagogik mahasiswa. Analisis data dilakukan menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan pendekatan variabel dummy untuk menguji efek moderasi asal daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas bimbingan guru pamong berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pedagogik mahasiswa. Selain itu, hasil analisis menunjukkan adanya efek moderasi yang bersifat parsial, di mana asal daerah hanya memoderasi hubungan antara bimbingan dan kompetensi pedagogik pada kelompok mahasiswa yang berasal dari kawasan kabupaten di Sulawesi Selatan, tetapi tidak pada kelompok mahasiswa dari luar Sulawesi Selatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengaruh bimbingan guru pamong terhadap kompetensi pedagogik tidak bersifat universal, melainkan dipengaruhi oleh konteks latar belakang mahasiswa. Oleh karena itu, pengembangan program asistensi mengajar perlu mempertimbangkan pendekatan pembimbingan yang adaptif dan kontekstual untuk mengoptimalkan pengembangan kompetensi pedagogik mahasiswa.
Copyrights © 2026