Pengeluaran ASI yang tidak lancar pada masa awal post partum merupakan salah satu masalah yang sering dialami ibu nifas dan dapat mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Salah satu metode non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu memperlancar pengeluaran ASI adalah teknik pijat marmet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat marmet terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu post partum di Klinik Pratama Bunda Fatimah Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental dengan rancangan Pretest–Posttest Without Control Group. Jumlah sampel sebanyak 30 ibu post partum yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi kelancaran pengeluaran ASI sebelum dan sesudah diberikan intervensi pijat marmet. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pijat marmet, sebagian besar responden mengalami pengeluaran ASI tidak lancar sebanyak 22 orang (73,3%), sedangkan setelah intervensi sebagian besar responden mengalami pengeluaran ASI lancar sebanyak 24 orang (80,0%). Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara pijat marmet terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu post partum. Kesimpulan penelitian ini adalah pijat marmet berpengaruh secara signifikan terhadap kelancaran pengeluaran ASI dan dapat direkomendasikan sebagai salah satu metode non-farmakologis dalam manajemen laktasi pada ibu nifas.
Copyrights © 2026