Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan komoditas akuakultur bernilai ekonomi tinggi, namun rawan mengalami kematian massal akibat vibriosis yang disebabkan bakteri Vibrio, khususnya Vibrio harveyi. Patogen ini menimbulkan lesi kulit, ulserasi, perdarahan, dan penurunan kesehatan yang berujung pada mortalitas tinggi. Penggunaan antibiotik sebagai penanganan masih menimbulkan risiko lingkungan dan resistensi antimikroba, sehingga diperlukan pendekatan alternatif yang lebih aman. Extracellular Product (ECP) dari V. harveyi dikombinasikan dengan probiotik berpotensi menjadi suplemen pakan imunostimulan untuk meningkatkan ketahanan terhadap infeksi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas suplementasi ECP dalam meningkatkan pertumbuhan dan respons imun udang vaname terhadap vibriosis. Penelitian dilakukan di Laboratorium PSDKU UB Kediri dengan tahapan pembuatan ECP, induksi, uji tantang V. harveyi, serta pengukuran pertumbuhan dan parameter hemosit. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan ECP dosis 2 mL + 20 mL/kg pakan dan perlakuan ECP dosis 2 mL + 20 mL/kg pakan. Parameter utama yang diamati adalah survival rate, pertumbuhan panjang dan bobot udang, FCR, dan total hemosit, kemudian data dianalisis menggunakan uji ANOVA untuk mengetahui pengaruh perlakuan dan dilanjutkan dengan uji BNT guna melihat perbedaan antarperlakuan. Hasil menunjukkan bahwa pemberian ECP dosis 2 mL + 20 mL/kg pakan meningkatkan kelulusan hidupsecara signifikan hingga 60,00±10,00% dibanding kelompok terinfeksi tanpa perlakuan (30,00±6,67%). Peningkatan panjang total (9,33±0,33 cm), berat total (6,67±0,67 g), total hemocyte count (11,33±0,88 ×10⁵ sel/mL), proporsi granular cell (40,00±1,67%), serta penurunan signifikansi hyaline cell (18,67±2,36%) menunjukkan aktivasi imun yang lebih kuat. Temuan ini menegaskan bahwa ECP efektif meningkatkan performa pertumbuhan dan imunitas udang.
Copyrights © 2026