Eksplorasi visi pembaruan Jamaluddin al-Afghani dalam konteks hubungan antara Islam dan kemajuan peradaban. Al-Afghani memandang bahwa kemunduran umat Islam bukanlah akibat dari ajaran agama, melainkan karena hilangnya semangat rasionalitas dan aktivisme (dinamisme). Analisis filosofis ini difokuskan pada bagaimana pemikiran al-Afghani tentang "kekuatan akal" dan "persatuan Islam" dapat direformulasikan menjadi tujuan pendidikan Islam kontemporer. Hasil analisis menunjukkan bahwa tujuan pendidikan Islam masa kini harus melampaui aspek ritualistik-formalistik, menuju pembentukan karakter yang kritis, saintifik, dan berdaya saing global tanpa meninggalkan akar spiritualitas.
Copyrights © 2026