Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran perilaku belajar anak dengan Autistic Syndrom Disorder (ASD) berdasarkan persepsi orang terdekat anak. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah seorang anak laki-laki berusia 9 tahun dengan diagnosis autisme, dan lima orang terdekat sebagai informan pendukung meliputi ibu, wali kelas, dan guru les. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek kognitif, anak mampu fokus dan memahami materi jika dijelaskan dengan bahasa sederhana, menggunakan media konkret, dan dilakukan pengulangan, namun belum dapat mengulang materi secara mandiri dan jarang berinisiatif bertanya. Pada aspek afektif, anak mampu terlibat dalam diskusi kelompok bila dibimbing, namun inisiatif berinteraksi masih rendah. Pada aspek psikomotor, anak mampu menyiapkan perlengkapan sekolah secara mandiri, mengikuti arahan gerakan, dan mencatat materi meski agak lambat. Pada aspek berbahasa, anak menunjukkan ekolalia dan berbicara sendiri, namun tetap bersikap sopan, ramah, dan mudah bergaul. Secara keseluruhan, aspek psikomotor dan kesopanan berbahasa sudah berkembang baik, sementara kemampuan kognitif dalam mengulang materi dan afektif dalam inisiatif berinteraksi masih perlu ditingkatkan.
Copyrights © 2026