Pembangunan dan pemeliharaan Gedung asrama siswa di SMAN 1 Nita memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal. Banyak pengeluaran pemeliharaan yang tidak terencana dapat menyebabkan pemborosan anggaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis umur layan (service life) setiap komponen bangunan serta merancang perhitungan Life Cycle Cost (LCC) untuk pemeliharaan Gedung. Life cycle cost (LCC) merupakan metode yang memperhitungkan total biaya yang dikeluarkan selama umur bangunan, termasuk biaya awal, operasional dan pemeliharaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Life Cycle Cost (LCC), yang mencakup biaya awal, biaya operasional, dan biaya pemeliharaan selama umur rencana 20 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan konsultan, pengambilan data utilitas serta analisis dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total Life Cycle Cost (LCC) selama 20 tahun mencapai Rp 1.962.087.342,00, di mana biaya pemeliharaan dan perawatan menyumbang biaya paling besar yaitu 42% dari total biaya. Biaya konstruksi awal Gedung asrama mencapai Rp 717.559.000,00, sementara biaya operasional selama 20 tahun diperkirakan sebesar Rp 411.600.000,00. Total biaya pemeliharaan dan perawatan selama periode yang sama mencapai Rp 832.928.342,00. Umur layan komponen bangunan bervariasi dari 5 hingga 20 tahun, dengan beberapa komponen seperti atap dan plafond memiliki umur layan yang lebih pendek
Copyrights © 2026