ABSTRAK Sistem Deteksi Intrusi (IDS) berperan penting dalam mendeteksi aktivitas berbahaya pada jaringan, namun efektivitasnya sering kali terganggu oleh teknik pemindaian yang mampu menyamarkan lalu lintas berbahaya. Penelitian ini mengembangkan skrip pemindaian adaptif berbasis Python dengan pustaka Scapy untuk menguji ketahanan IDS Suricata terhadap aktivitas port scanning. Pengujian dilakukan dalam lingkungan virtual dengan membandingkan pemindaian konvensional menggunakan Nmap dan skrip adaptif yang dikembangkan. Hasil menunjukkan bahwa skrip adaptif memiliki akurasi yang sama dengan Nmap dalam mengidentifikasi port terbuka, namun tidak memicu alert pada Suricata. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan adaptif sederhana dapat secara efektif menghindari deteksi IDS berbasis signature. Penelitian ini menawarkan pendekatan alternatif yang ringan dan efisien untuk menguji keandalan sistem deteksi intrusi modern.Kata kunci : Keamanan jaringan, Pemindaian adaptif, Pemindaian port, Sistem Deteksi Intrusi, Suricata, Stealth scan. ABSTRACT Intrusion Detection Systems (IDS) are crucial for identifying malicious network activities, yet their effectiveness is often challenged by stealth scanning techniques. This study develops an adaptive port scanning script using Python and the Scapy library to evaluate the resilience of the Suricata IDS against scanning activities. Experiments were conducted in a virtualized environment comparing conventional Nmap scanning and the proposed adaptive script. Results show that the adaptive script achieved equal accuracy in detecting open ports while generating no alerts on Suricata. These findings demonstrate that a simple adaptive approach can effectively evade signature-based IDS detection. This research contributes a lightweight and efficient alternative for testing the robustness of modern intrusion detection systems.Keywords: Network security, Intrusion Detection System, Suricata, Port scanning, Adaptive scanning, Stealth scan.
Copyrights © 2025