Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menggunakan metode konvensional sehingga minat dan kemampuan siswa belum optimal. Minat sangat penting bagi siswa untuk menumbuhkan semangat dan kemauan untuk belajar. Metode Guided Discovery Learning dapat dijadikan sebagai salah satu metode pembelajaran alternatif untuk mengoptimalkan minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan metode Guided Discovery Learning dan mengetahui ada tidaknya perbedaan minat siswa pada materi bilangan pecahan, antara pembelajaran yang menggunakan metode Guided Discovery Learning, dan pembelajaran konvensional.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain quasi experimental design berbentuk nonequivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di kelas IV SD Swasta Budi Setia Sunggal. Populasi yang digunakan sebanyak 72 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh, sehingga semua populasi dilibatkan untuk dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat analisis, meliputi uji normalitas dan homogenitas data, selanjutnya analisis akhir menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, nilai indeks minat belajar siswa kelas eksperimen sebesar 81,64 termasuk ketegori sedang, kelas kontrol sebesar 70,30 termasuk kategori rendah. Hasil uji hipotesis perbedaan minat belajar menunjukkan thitung > ttabel (5,311 > 1,994). Hasil uji keefektifan metode Guided Discovery Learning terhadap minat belajar menunjukkan thitung > ttabel (6,537 > 2,030). Jadi dapat disimpulkan bahwa, metode Guided Discovery Learning efektif terhadap minat siswa.
Copyrights © 2025