Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Buntu Bedimbar memerlukan pendekatan komprehensif untuk mengatasi tantangan yang dihadapi, termasuk keterbatasan pengetahuan kewirausahaan dan manajemen bisnis, serta kurangnya penerapan teknologi digital. Melalui pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pelatihan kewirausahaan dan implementasi teknologi modern, UMKM telah mengalami peningkatan dalam kinerja dan daya saingnya. Pelatihan yang mencakup konsep kewirausahaan, strategi pemasaran, dan manajemen keuangan, serta pendampingan teknis dalam penerapan teknologi digital, telah memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional dan volume penjualan UMKM. Selain itu, pendekatan bisnis modern yang fleksibel dan penggunaan metode lean startup telah membantu UMKM beradaptasi dengan perubahan pasar yang cepat. Kolaborasi antar UMKM, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan juga diperlukan untuk mendukung keberlanjutan dan peningkatan daya saing UMKM di pasar lokal dan nasional
Copyrights © 2024