Pendidikan dan budaya merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Pelestarian budaya dapat dilakukan dengan cara mengintegrasikan tradisi-tradisi lokal ke dalam pendidikan. Salah satu nilai kearifan lokal yang masih melekat dalam masyarakat yaitu tradisi Tepung Tawar pada Suku Melayu. Melalui pendekatan etnopedagogi, menawarkan potensi besar untuk mengajarkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui studi kepustakaan. Sumber yang digunakan berupa artikel jurnal, buku, maupun laporan penelitian. Hasil penelitian menyatakan bahwa Tradisi Tepung Tawar memiliki beberapa nilai kearifan lokal seperti nilai kebijaksanaan, nilai sosial, nilai spiritual, dan nilai keseimbangan dengan alam. Selain itu, Tradisi Tepung Tawar menggunakan bahan-bahan seperti dedaunan dalam pelaksanaannya. Maka dari itu, Tradisi Tepung Tawar dapat dijadikan sebagai media untuk memudahkan siswa dalam memahami konsep keanekaragaman hayati dalam pembelajaran Biologi. Dengan demikian, penelitian ini akan mengkaji keterkaitan antara kearifan lokal adat Melayu Tepung Tawar dengan ilmu pendidikan Biologi, terutama dalam hal pemanfaatan tanaman
Copyrights © 2025