Cedera hidung adalah trauma akibat tekanan disebabkan oleh nasal prong yang merupakan komplikasipemasangan Continous Positive Airway Pressure (CPAP). Hampir separuh bayi di seluruh dunia mengalamicedera hidung dan hal ini menyebabkan kecacatan seumur hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisahubungan pengetahuan perawat terhadap perilaku pencegahan cedera hidung pada bayi yang terpasang CPAP.Metode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan total sampling yakni sebanyak 33 responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas latar belakang pendidikan responden adalah D-IIIKeperawatan, lama kerja 5-10 tahun dan belum mengikuti pelatihan neonatus. Hasil penelitian menunjukkannilai p value= 0,002<0,05 artinya terdapat hubungan pengetahuan perawat terhadap perilaku pencegahancedera hidung pada bayi yang terpasang CPAP dengan tingkat keeratan hubungan 0,527 yang menunjukkanhubungan keeratan tingkat sedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah angka kejadian cedera hidungdipengaruhi oleh pengetahuan perawat.
Copyrights © 2024