Air Susu Ibu (ASI) menjadi nutrisi utama bayi usia kurang 6 bulan. ASI memiliki manfaat sangat besar dalam upaya meningkatkan kualitas hidup anak. Keuntungan ASI bagi bayi meliputi bayi tidak sering sakit, ASI mengandung kekebalan. Dampak yang ditimbulkan dari tidak berhasilnya ASI eksklusif adalah masalah gizi kurang, masalah stunting dan gangguan malnutrisi pada bayi. Salah satu faktor yang terkait dengan kegagalan pemberian ASI dari faktor ibu adalah kondisi kelancaran produksi ASI. Intervensi yang dapat diberikan yaitu melalui pijat oketani sebagai salah satu teknik manajemen untuk mengatasi masalah menyusui seperti pembengkakan payudara dan suplai ASI yang tidak mencukupi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pijat oketani terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu post partum di Rumah Sakit Islam Sultan Halirin Jepara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental design dengan rancangan one group pretest – posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu post partum yang menyusui setelah melahirkan pada bulan Oktober-November 2025 di Rumah Sakit Sultan Hadlirin Jepara sebanyak 25 ibu. Teknik sampling menggunakan teknik total sampling. Sehingga sampel pada penelitian ini sebanyak 25 responden. Instrumen yang dibutuhkan yaitu lembar observasi untuk mengetahui tingkat produksi ASI. Data dianalisa dengan uji Wilcoxon test. Hasil penelitian sebelum diberikan pijat oketani, semua responden produksi ASI kurang dari 400 cc/hari sebanyak 43 (100%) kemudian setelah diberikan pijat oketani sesuai SOP, ada perubahan tingkat produksi ASI menjadi kategori banyak berjumlah 29 (67,4 %) responden. Uji statistik disimpulkan ada efektivitas pijat oketani terhadap produksi ASI pada ibu post partum di RSI Sultan Hadlirin Jepara dengan nilai p value 0,000.
Copyrights © 2026