Keputihan merupakan masalah kesehatan reproduksi yang umum terjadi pada remaja putri dan sering diabaikan karena kurangnya pemahaman serta informasi dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan peran orang tua dengan perilaku pencegahan keputihan patologis pada remaja putri di SMP N 2 Kaliwungu Kudus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan survei. Sampel penelitian terdiri dari 63 siswi kelas 9 yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang meliputi dukungan peran orang tua dan perilaku pencegahan keputihan, serta dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara dukungan orang tua dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri (r=0,830 ; p=0,000). Mayoritas responden memiliki dukungan orang tua yang baik, yang selaras dengan perilaku pencegahan keputihan yang juga baik. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi dukungan yang diberikan oleh orang tua, maka semakin baik pula perilaku remaja dalam menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya. Implikasinya, diperlukan peningkatan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya peran mereka dalam mencegah keputihan pada remaja putri sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.
Copyrights © 2026