This study is motivated by the increasing phenomenon of social conflict occurring both within society and church life, which is often influenced by differences in interests, misunderstandings, weak communication, and a lack of ability to manage interpersonal relationships. Conflicts that are not handled wisely can lead to division, damage congregational harmony, and weaken the church’s witness in society. In such situations, church leadership is required to possess conflict management skills grounded in biblical values in order to foster reconciliation and maintain unity. Therefore, this study aims to analyze the phenomenon of social conflict occurring in society and the church, as well as to examine the role of church leadership in managing and resolving such conflicts. This research employs a literature study method by reviewing various sources, including books, scientific journals, and theological references related to conflict management and church leadership. The findings indicate that conflicts often arise due to differences in interests, ineffective communication, and a lack of mutual understanding among individuals. Therefore, church leaders play an important role in applying conflict management theories and biblical principles to create reconciliation, build healthy communication, and maintain congregational unity and social harmony. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena konflik sosial yang terjadi baik di tengah masyarakat maupun dalam kehidupan gereja, yang sering kali dipengaruhi oleh perbedaan kepentingan, kesalahpahaman, lemahnya komunikasi, serta rendahnya kemampuan dalam mengelola relasi antarindividu. Konflik yang tidak ditangani secara bijaksana dapat menimbulkan perpecahan, merusak keharmonisan jemaat, dan melemahkan kesaksian gereja di tengah masyarakat. Dalam situasi tersebut, kepemimpinan gereja dituntut untuk memiliki kemampuan manajemen konflik yang berlandaskan nilai-nilai Alkitabiah agar mampu menghadirkan rekonsiliasi dan menjaga persatuan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena konflik sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat dan gereja serta mengkaji peran kepemimpinan gereja dalam mengelola dan menyelesaikan konflik tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber pustaka seperti buku, jurnal ilmiah, dan referensi teologi yang berkaitan dengan manajemen konflik dan kepemimpinan gereja. Hasil kajian menunjukkan bahwa konflik sering muncul akibat perbedaan kepentingan, komunikasi yang tidak efektif, dan kurangnya pemahaman antarindividu. Oleh sebab itu, pemimpin gereja memiliki peran penting dalam menerapkan teori manajemen konflik dan prinsip-prinsip Alkitab untuk menciptakan rekonsiliasi, membangun komunikasi yang sehat, serta menjaga kesatuan jemaat dan keharmonisan dalam masyarakat.
Copyrights © 2026