Perkembangan e-commerce telah meningkatkan efisiensi transaksi digital, namun juga memunculkan permasalahan ketidaksesuaian produk akibat asimetri informasi, manipulasi ulasan, dan lemahnya pengawasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen perlindungan konsumen dalam mengatasi ketidaksesuaian produk pada platform e-commerce. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah dari database terindeks seperti Scopus, Google Scholar, dan ScienceDirect. Teknik analisis dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi pola, hubungan konseptual, serta gap penelitian terkait perlindungan konsumen digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian produk dipengaruhi oleh ketidakpastian transaksi, kompleksitas informasi digital, serta praktik manipulasi ulasan yang menurunkan kepercayaan konsumen. Selain itu, lemahnya regulasi lintas negara dan sulitnya pengawasan terhadap penjual anonim memperburuk kondisi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan strategi perlindungan konsumen berbasis integrasi teknologi, regulasi, dan manajemen risiko, melalui peningkatan transparansi informasi, verifikasi produk, serta pemanfaatan artificial intelligence untuk mendeteksi kecurangan dan fake reviews. Temuan ini berkontribusi dalam merumuskan model perlindungan konsumen yang adaptif, preventif, dan berbasis teknologi dalam ekosistem e-commerce.
Copyrights © 2026