Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi sehingga diperlukan varietas unggul yang adaptif dan berdaya hasil tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakter agronomi calon varietas mentimun JSKE092 dibandingkan varietas Bhakti, Sukoi, dan Ferrari. Penelitian dilaksanakan pada Januari 2026–Maret 2026 di lahan CV Everfresh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang (±700 mdpl) menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan empat varietas dan empat ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata (P0,01) terhadap diameter batang, panjang daun, lebar daun, umur panen, diameter buah, panjang buah, bobot per buah, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, dan bobot buah per hektar, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap umur berbunga dan daya simpan. Varietas JSKE092 unggul pada panjang buah (20,24 cm), jumlah buah per tanaman (13,00 buah), bobot buah per tanaman (3,89 kg), dan bobot buah per hektar (76,31 ton/ha). Produktivitas JSKE092 tercatat 11,73–36,88% lebih tinggi dibandingkan varietas Bhakti, Sukoi, dan Ferrari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JSKE092 berpotensi dikembangkan sebagai calon varietas unggul mentimun yang adaptif dan berdaya hasil tinggi pada dataran menengah Kabupaten Semarang.
Copyrights © 2026