This study aims to analyze the phenomenon of da’wah gamification and the shift in religious authority within the Majelis Roblox Indonesia (MARIO) community on the TikTok platform. Amidst the dominance of a digital culture that tends to be profane, MARIO emerges as an anomaly that integrates Islamic values into the virtual gaming ecosystem. Employing a qualitative method with a netnographic approach, this research conducted digital observations of video content, profile structures, and interaction patterns within the comment sections of the @majelisrobloxindonesia account, without involving formal interview interventions. The results indicate that MARIO has successfully reconstructed sacred space through “pixel architecture,” where gaming activities are transformed into a medium for strengthening religious identity and cultivating noble character (akhlakul karimah) for Generation Z and Alpha. Furthermore, the findings reveal a hybridity of religious authority that combines digital literacy skills with professional backgrounds, such as psychology, to establish community legitimacy. Keywords: Netnography, Majelis Roblox Indonesia, Religious Authority. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena gamifikasi dakwah dan pergeseran otoritas keagamaan dalam komunitas Majelis Roblox Indonesia (MARIO) di platform TikTok. Di tengah dominasi budaya digital yang cenderung profan, MARIO hadir sebagai anomali yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam ekosistem permainan virtual. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan netnografi, penelitian ini melakukan observasi digital terhadap konten video, struktur profil, dan pola interaksi pada kolom komentar akun @majelisrobloxindonesia tanpa melibatkan intervensi wawancara formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MARIO berhasil melakukan rekonstruksi ruang sakral melalui “arsitektur piksel,” di mana aktivitas bermain (game) diubah menjadi sarana penguatan identitas religius dan pembentukan akhlakul karimah bagi Generasi Z dan Alpha. Temuan penelitian juga mengungkap adanya hibriditas otoritas keagamaan yang menggabungkan kecakapan literasi digital dengan latar belakang profesional seperti psikologi untuk membangun legitimasi komunitas. Kata kunci: Netnografi, Majelis Roblox Indonesia, Otoritas Keagamaan.
Copyrights © 2026