Permasalahan utama yang dihadapi UMKM adalah lemahnya strategi pemasaran dan branding, terutama pada produk berbasis kearifan lokal seperti minuman tradisional. Banyak produk berkualitas sulit dikenal konsumen karena ketiadaan identitas merek yang kuat serta pemanfaatan media digital yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran dan branding pada Bandrek Jahe Merah Andaliman Ilham, serta mengidentifikasi peluang pengembangannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan observasi langsung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa usaha ini menerapkan strategi branding dengan memposisikan produk sebagai minuman tradisional premium khas Sumatera Utara, mengusung identitas merek yang mencerminkan lokalitas, serta menggunakan kemasan cup modern dengan warna hangat dan sentuhan etnik. Inovasi penambahan rempah andaliman menjadi nilai diferensiasi utama yang membedakan dari kompetitor. Implikasi penelitian ini adalah bahwa strategi pemasaran berbasis kearifan lokal yang dikemas secara modern dapat menjadi model pengembangan bagi UMKM sejenis dalam meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar di era ekonomi digital.
Copyrights © 2026