Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analysis of Superior Commodities in Agricultural Sector in Some Districts of North Sumatera Province Lubis, Nela Permata Sari; Nugrahadi, Eko Wahyu; Yusuf, M.
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 3, No 2 (2020): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v3i2.936

Abstract

Realization of regional economic development requires policies that are endogenous development. Each region has a base sector as the main driving force in economic growth. The base sector must have resilience between other sectors and have a high contribution to the formation of total regional economic output. North Sumatra is one of the provinces in Indonesia which has a tendency towards economic structure in the agricultural sector. Viewed from the field of business, the agricultural sector provides the highest contribution in the formation of GRDP. North Sumatra has 25 districts with a variety of geographical conditions having varied natural resources that need to be intensified and explored. The purpose of this study is to analyze the leading commodities of the agricultural sector and find out how much the impact of the leading sector on the growth of North Sumatra GRDP in the period 2014 - 2018. The method of analysis in this study uses the Location Quotient (LQ) analysis, Revelead Comparative Advantage (RCA) analysis, and Panel Data Regression Analysis. The estimation results show that the agriculture, livestock, hunting and services sub-sectors, the forestry sub-sector and the fisheries sub-sector have a positive and significant effect on the economic growth of the province of North Sumatra. The economic growth variables can be explained by 89 percent by the variables of the agriculture, livestock, hunting and service subsectors, the forestry subsector and the fisheries subsector while the rest are explained by variables not included in this study.
Empowering Micro, Small, and Medium Enterprises through Education on the Utilization of QRIS as a Digital Transaction Alternative Triansyah, Fadli Agus; Thania, Andi Cici; Ritonga, Marito; Lubis, Nela Permata Sari; Tharifah, Nabila Tijani; Balqis, Sakina; Yaqin, Muh Ainul
Pena Dimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2025): Pena Dimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/penadimas.v4i1.29539

Abstract

This community service program aims to enhance the digital financial literacy of Micro, small, and medium-sized businesses (MSMEs) can learn how to use the Indonesian Standard Quick Response Code (QRIS) as a different way to pay online. The program activities involved culinary, service, and retail practitioners from MSMEs, as claimed by the State University of Medan. These activities were differentiated and grouped into planning, socialization and education, technical training and simulation, mentoring and monitoring, and evaluation, within the framework of the Participatory Action Research (PAR) approach. This approach helps MSME practitioners who need assistance to learn and practice digital transactions, as well as reflect on their experiences afterwards. There are positive results related to participants' knowledge, confidence, and technical competence in using QRIS. Moreover, the program fostered behavioral change and collaboration among MSME actors in adopting digital transaction systems. The implementation of QRIS also contributed to more efficient, secure, and transparent financial management within their businesses. Overall, this community service initiative demonstrates that participatory and practice-based education combined with continuous mentoring is an effective strategy to accelerate digital transformation and promote financial inclusion among MSMEs. This initiative is also closely aligned with the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 8: Decent Work and Economic Growth, Goal 9: Industry, Innovation, and Infrastructure, and Goal 10: Reduced Inequalities. By improving digital financial literacy and promoting inclusive access to digital payment systems, the program supports the creation of a more resilient, innovative, and equitable economic ecosystem for MSMEs in Indonesia.
Pemahaman dan Tantangan Aparatur Dalam Mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja pada APBDes di Kantor Desa Tanjung Selamat Hutapea, Dodi; Sitompul, Ester; Salsabilla, Jihan; Salsabilla, Lia; Lubis, Nela Permata Sari; Lubis, Putri Kemala Dewi
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol 4, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i1.8134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman aparatur Desa Tanjung Selamat dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), menilai pelaksanaannya berdasarkan peraturan yang berlaku, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses pengelolaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui penyebaran angket kepada aparatur desa yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparatur desa secara umum memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap pengelolaan APBDes, terutama pada tahap perencanaan dan pelaksanaan. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, perubahan regulasi, serta pemanfaatan sistem informasi keuangan desa yang belum optimal.
Analisis Kinerja Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) pada Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun 2022–2024 Sinaga, Widya; Hutabarat, Ignasyia Nancy; Sianturi, Tiara Tabitha; Lubis, Selsi; Lubis, Putri Kemala Sari Dewi; Lubis, Nela Permata Sari
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol 4, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i1.8157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Tangerang selama periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari dokumen resmi laporan keuangan yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Data yang dianalisis meliputi anggaran dan realisasi pendapatan daerah, pendapatan asli daerah (PAD), serta anggaran dan realisasi belanja daerah yang tercantum dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan varians anggaran untuk menilai tingkat efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Tangerang selama periode 2022–2024 menunjukkan tren yang positif. Realisasi pendapatan daerah pada setiap tahun mampu melampaui target anggaran yang telah ditetapkan, yang menunjukkan efektivitas dalam pengelolaan sumber pendapatan daerah. Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun yang mencerminkan adanya upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah. Sementara itu, realisasi belanja daerah berada di bawah anggaran yang direncanakan, yang mengindikasikan adanya efisiensi dalam penggunaan anggaran. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan APBD Kabupaten Tangerang telah dilaksanakan secara cukup efektif dan efisien. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat terus meningkatkan optimalisasi pendapatan asli daerah serta melakukan evaluasi terhadap struktur belanja daerah agar pengelolaan keuangan daerah dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal terhadap pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik.
Analisis Penerapan Siklus Akuntansi Pemerintah Daerah Berdasarkan SAP pada LKPD Kota Medan Tahun 2024 Manik, Anggun Paulina; Angkat, Yuliana Sari; Hutagaol, Mawar Lestari; Lubis, Putri Kemala Dewi; Lubis, Nela Permata Sari
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol 4, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i1.8191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan siklus akuntansi pemerintah daerah berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Medan Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari dokumen LKPD Kota Medan Tahun 2024 serta laporan pemeriksaan yang diterbitkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan dianalisis dengan membandingkan tahapan siklus akuntansi pemerintah daerah dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan LKPD Kota Medan Tahun 2024 telah melalui tahapan siklus akuntansi pemerintah daerah yang meliputi pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran, dan penyusunan laporan keuangan. Selain itu, laporan realisasi anggaran menunjukkan adanya peningkatan pendapatan daerah dan tercapainya surplus anggaran. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan siklus akuntansi pemerintah daerah telah berjalan sesuai dengan SAP sehingga dapat mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Analisis Sistem Akuntansi Instansi dalam Upaya Pencegahan Kerugian Daerah Berdasarkan Temuan BPK pada LKPD Provinsi Sumatera Utara: Penelitian Silitonga, Gilbert Septian Taruli; Lubis, Yogi Radika Yuda; Purba, Yoga Alfrido; Syahputra, Angga Ryan; Lubis, Putri Kemala Dewi; Lubis, Nela Permata Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem akuntansi instansi dalam upaya pencegahan kerugian daerah berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang memanfaatkan data sekunder berupa literatur, dokumen resmi, serta laporan hasil pemeriksaan BPK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi instansi memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Namun demikian, masih ditemukan berbagai kelemahan dalam penerapan sistem tersebut, seperti ketidaktepatan pencatatan transaksi, lemahnya pengendalian internal, serta ketidakpatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Temuan BPK menjadi indikator penting adanya celah dalam sistem akuntansi yang berpotensi menimbulkan kerugian daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem akuntansi instansi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, optimalisasi sistem pengendalian internal, serta pemanfaatan teknologi informasi. Dengan demikian, sistem akuntansi instansi diharapkan mampu berfungsi secara optimal dalam mencegah kerugian daerah serta meningkatkan kualitas tata kelola keuangan pemerintah daerah.
HOME INDUSTRY AS A MICRO-BUSINESS EMPOWERMENT STRATEGY IN INCREASING WORKERS' FINANCIAL REVENUE (CASE STUDY OF MAMA ZITA'S CAKE HOME INDUSTRY IN BANTAN VILLAGE) Damayanti, Elva; Pakpahan, Evalina; Lubis, Nela Permata Sari; Silaban, Daniel Ebenezer
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol. 6 No. 2 (2026): Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/y4zzm855

Abstract

This study examines the role of home industry as a strategy for empowering micro-businesses in increasing workers' financial revenue, with a case study of the Mama Zita cake home industry in Bantan Village. The research problem arises from several issues, including the lack of skill empowerment programs for workers from government institutions, limited marketing strategies in promoting products, and minimal attention to raw material management, production facilities, and access to capital that support business sustainability. This study aims to analyze how the home industry contributes to empowering micro-entrepreneurs and improving workers’ financial income. The research uses a qualitative approach in which the researcher acts as the key instrument. Data were collected through triangulation techniques including interviews, observations, photographs, and documentation, while data analysis was conducted inductively to interpret meanings rather than generalize findings. The results show that the Mama Zita cake home industry plays a strategic role in community economic empowerment. As a household-based business with flexible operations and relatively small capital requirements, the home industry provides employment opportunities, supports micro-entrepreneurs, and contributes to strengthening household economic resilience. Furthermore, workers involved in this sector experience a significant increase in daily financial income and receive additional bonuses when production orders increase. Therefore, the home industry can be considered an effective alternative strategy for empowering micro-businesses and improving workers’ financial welfare at the community level.