Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian, namun masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam pengelolaan keuangan. Salah satu permasalahan utama adalah belum diterapkannya pembukuan yang sistematis, sehingga pelaku usaha kesulitan dalam mengetahui kondisi keuangan secara akurat. Tenank Café Medan merupakan salah satu UMKM di bidang kuliner yang memiliki potensi berkembang, namun masih menghadapi kendala dalam pencatatan keuangan, seperti tidak adanya sistem pembukuan yang terstruktur, pencampuran keuangan pribadi dan usaha, serta belum mampu menyusun laporan keuangan sederhana. Kegiatan Pengabdian Mandiri kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pembukuan sederhana berbasis UMKM pada Tenank Café Medan. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan. Kegiatan ini dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan mitra secara aktif dalam setiap tahapan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam melakukan pencatatan transaksi, menyusun buku kas, serta membuat laporan laba rugi sederhana. Selain itu, mitra juga mulai menerapkan pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha serta memiliki kesadaran akan pentingnya pembukuan dalam pengambilan keputusan usaha. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan pada Tenank Café Medan dan diharapkan dapat mendukung keberlanjutan usaha serta menjadi contoh bagi UMKM lainnya.
Copyrights © 2026