Remaja putri merupakan kelompok rentan terhadap masalah gizi seperti anemia dan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pengukuran status gizi remaja putri di Desa Cikoang melalui indikator antropometri meliputi berat badan, tinggi badan, dan Indeks Massa Tubuh (IMT). Metode pelaksanaan melibatkan pendekatan edukatif dan partisipatif terhadap 30 remaja putri. Hasil menunjukkan bahwa 73,3% remaja memiliki IMT normal, 23,3% kurus, dan 3,3% obesitas. Seluruh responden (100%) memiliki Lingkar Lengan Atas (LILA) dan lingkar perut dalam kategori normal. Meskipun secara umum status gizi tergolong baik, edukasi berkelanjutan tetap diperlukan untuk mencegah risiko masalah gizi di masa depan.
Copyrights © 2026