Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Kepedulian Orang Tua Dengan Kondisi Kesehatan Gigi Dan Mulut Anak Usia 3-4 Tahun Di Tk Multazam Perumahan Gowa Lestari Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Hamdayani Hamdayani; Sainah Sainah; Liliskarlina Liliskarlina
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 6, No 2 (2022): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v6i2.555

Abstract

Tujuan: mengetahui tingkat kepedulian orang tua terhadap kondisi kesehatan gigi dan mulut anak pada usia 3-4 tahun, serta untuk mengetahui pengaruh pekerjaan orang tua dan Pendidikan  orang tua terhadap kondisi kesehatan gigi dan mulut anak di TK Multazam Kecematan Somba Opu Kabupaten Gowa. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif. Sampel yang digunakan sebanyak 70 responden yang diperoleh dengan Teknik rumus slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner kepada orang tua dari masing-masing anak dan lembar observasi dari masing-masing anak. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepedulian orang tua (ibu) terhadap kondisi kesehatan gigi dan mulut anak pada usia 3-4 tahun di TK Multazam tergolong baik jika kepedulian ibu masuk dalam kategori tinggi  (24,2%), sedangkan kondisi kesehatan gigi dan mulut anak yang tergolong sedang (14,2%) jika kepedulian ibu tinggi dan (37,1%) jika kepedulian ibu rendah dan kondisi kesehatan gigi dan mulut anak tergolong buruk. Hasil uji Chi Square diperoleh nilai sig. 0,000 < 0,05 sehingga disimpulkan terdapat hubungan kepedulian orang tua dengan kondisi kesehatan gigi dan mulut anak pada usia 3-4 tahun di TK Multazam. Implikasi Penelitian : Bahwa masih ada beberapa responden yang kondisi kesehatan gigi dan mulutnya  karena tingkat kepedulian orang tua yang rendah. Rekomendasi: Perlu adanya kepedulian orang tua agar kondisi kesehatan gigi dan mulut anak dapat terjaga dengan baik.
Pemetaan Kematangan Berfikir Anak Dengan Metode Neurosains Terapan di UPT SD Negeri 177 Inpres Bolo Desa Banggae liliskarlina liliskarlina; Hudriani Jamal
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 4 No. 1 (2024): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v4i1.848

Abstract

Visi Indonesia Emas 2045 pembangunan Indonesia akan berfokus pada pembangunan manusia. Generasi emas ini diharapkan adalah SDM yang berkualitas, yang memiliki karakter berlandaskan kecerdasan spiritual, emosional, intelektual dan sosial. Sehingga kematangan berpikir sangat penting dalam kesiapan belajar peserta didik. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui kesiapan belajar anak melalui pemetaan berpikir  dengan metode neurosains terapan. Kegiatan ini dilakukan di UPT SD Negeri 177 Inpres Dusun Bolo Desa Banggae Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar. Pengumpulan data dilakukan melalui penapisan kematangan berpikir anak, yaitu penapisan gerak dan artikulasi menggunakan aplikasi Neurosains Terapan (NST). Hasil menunjukkan kematangan berpikir dari aspek kemampuan gerak bahwa sebanyak 26 anak (86.7%) memiliki kematangan berpikir yang baik dan 4 anak lainnya (13.3%) menunjukkan kematangan berpikir kurang. Sedangkan, distribusi kematangan berpikir ditinjau dari aspek kemampuan artikulasi bahwa sebanyak 21 anak (70.0%) memiliki kematangan berpikir yang baik dan 9 anak lainnya (30.0%) menunjukkan kematangan berpikir kurang. Sangat perlu dilakukan penapisan untuk pemetaan kematangan berpikir pada anak usia di atas 7 tahun untuk mengetahui kesiapan belajar. 
Pengukuran Antropometri (Status Gizi ) Beberapa Remaja Putri di Desa Cikoang Kecamatan Laikang Kabupaten Takalar Hadzmawaty Hamzah; Liliskarlina Liliskarlina; Muh Iskandar
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 6 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v10i1.1048

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok rentan terhadap masalah gizi seperti anemia dan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pengukuran status gizi remaja putri di Desa Cikoang melalui indikator antropometri meliputi berat badan, tinggi badan, dan Indeks Massa Tubuh (IMT). Metode pelaksanaan melibatkan pendekatan edukatif dan partisipatif terhadap 30 remaja putri. Hasil menunjukkan bahwa 73,3% remaja memiliki IMT normal, 23,3% kurus, dan 3,3% obesitas. Seluruh responden (100%) memiliki Lingkar Lengan Atas (LILA) dan lingkar perut dalam kategori normal. Meskipun secara umum status gizi tergolong baik, edukasi berkelanjutan tetap diperlukan untuk mencegah risiko masalah gizi di masa depan.