Pencemaran lingkungan akibat limbah industri yang mengandung logam berat, zat warna, dan senyawa organik berbahaya merupakan isu global yang memerlukan teknologi pengolahan yang efektif dan berkelanjutan. Karbon aktif merupakan material berpori dengan luas permukaan tinggi yang memiliki kemampuan adsorpsi unggul, sehingga banyak dimanfaatkan dalam pengolahan limbah dan pengembangan material fungsional. Kajian ini berfokus pada perkembangan sintesis karbon aktif berbasis biomassa, faktor-faktor yang memengaruhi karakteristiknya, serta aplikasinya dalam penyisihan polutan. Pendekatan yang digunakan berupa analisis literatur dari berbagai penelitian terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa kinerja karbon aktif ditentukan oleh jenis bahan baku, metode aktivasi, serta kondisi proses dan operasional. Biomassa lignoselulosa seperti tempurung kelapa, sekam padi, dan bagasse tebu memiliki potensi besar sebagai bahan baku berkelanjutan. Karbon aktif terbukti efektif dalam mengadsorpsi logam berat, zat warna, dan senyawa organik, serta berpotensi dikembangkan dalam aplikasi energi seperti superkapasitor. Secara keseluruhan, karbon aktif berbasis biomassa merupakan solusi yang menjanjikan, meskipun masih diperlukan optimasi untuk implementasi skala industri.
Copyrights © 2026