Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama keberhasilan pembangunan ekonomi suatu negara, yang dalam konteks perekonomian terbuka sangat dipengaruhi oleh stabilitas nilai tukar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tukar Rupiah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diukur melalui laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) selama periode 2015–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal dan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear dengan model persamaan . Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar Rupiah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,043 dan koefisien regresi sebesar ?0,00014, sehingga mengindikasikan bahwa kecenderungan depresiasi nilai tukar berdampak pada perlambatan pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan biaya impor, penurunan daya beli masyarakat, serta melemahnya aktivitas investasi. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,412 menunjukkan bahwa fluktuasi nilai tukar mampu menjelaskan 41,2% variasi pertumbuhan ekonomi, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor makroekonomi lainnya. Temuan ini menegaskan pentingnya stabilitas nilai tukar Rupiah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan
Copyrights © 2026