Pewarisan keterampilan kerajinan logam peralatan ritual Hindu di Desa Mowila Sari berlangsung dalam lingkungan keluarga dan menjadi bagian penting dari pelestarian kriya tradisional. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembelajaran keluarga Ketut Dana Yasa dalam pewarisan keterampilan kerajinan logam. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi proses kerja, wawancara dengan pengrajin dan anggota keluarga, dokumentasi alat, bahan, dan produk, serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran meliputi pengenalan nilai kesakralan peralatan ritual, pemilihan waktu belajar, dan penyiapan bahan serta alat seperti pelat aluminium, kertas, kawat, pensil, penggaris, gunting, tang, pahat, palu, dan talenan. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui tahap sketsa, pembuatan pola, pengguntingan, pengukiran, pembentukan, dan pemasangan kawat. Evaluasi berlangsung langsung pada setiap tahap melalui koreksi garis, ketepatan potong, ketelitian ukir, dan kerapian bentuk. Penelitian menyimpulkan bahwa model pembelajaran keluarga ini efektif sebagai pewarisan keterampilan, nilai religius, disiplin kerja, dan identitas budaya. Kontribusi penelitian ini adalah menawarkan model pendidikan seni informal berbasis keluarga untuk pelestarian kriya ritual.
Copyrights © 2024