Rendahnya literasi keuangan pada Generasi Z menjadi salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya partisipasi dalam lembaga keuangan, termasuk koperasi. Kondisi ini juga terjadi di Kelurahan Karanganyar Gunung, Kota Semarang, di mana minat generasi muda terhadap Koperasi Merah Putih masih tergolong rendah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan literasi keuangan sebagai strategi dalam meningkatkan partisipasi Generasi Z dalam koperasi. Metode yang digunakan adalah participatory empowerment, di mana peserta aktif dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang mencakup sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, penerapan IPTEK, evaluasi, serta keberlanjutan. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang yang merupakan Generasi Z dengan latar belakang pelajar, mahasiswa, dan pemuda karang taruna. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi keuangan yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata pre-test dan post-test sebesar 30%. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi anggota muda koperasi dari 10 orang menjadi 18 orang serta terbentuknya 5 kader literasi keuangan sebagai agen edukasi berkelanjutan. Program ini juga menghasilkan luaran berupa modul literasi keuangan berbasis koperasi dan pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi. Dengan demikian, penguatan literasi keuangan melalui pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi Generasi Z dalam koperasi
Copyrights © 2026