Moderasi beragama menjadi salah satu konsep penting dalam diskursus pendidikan kontemporer, terutama dalam upaya membangun kehidupan sosial yang toleran dan harmonis di tengah masyarakat yang semakin plural. Dalam konteks pendidikan menengah, penguatan nilai moderasi beragama dipandang penting untuk mencegah munculnya sikap intoleransi dan radikalisme di kalangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren perkembangan riset mengenai moderasi beragama dalam pendidikan menengah pada periode 2013–2025 menggunakan pendekatan bibliometrik. Data penelitian diperoleh dari basis data Scopus dan dianalisis menggunakan perangkat Biblioshiny yang merupakan antarmuka dari paket Bibliometrix pada perangkat lunak R. Sebanyak 138 publikasi ilmiah dianalisis untuk mengidentifikasi pola produksi ilmiah, tren sitasi, penulis dan institusi paling produktif, distribusi publikasi berdasarkan negara, serta struktur tematik dalam literatur penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian mengenai moderasi beragama dalam pendidikan menengah mengalami peningkatan yang cukup signifikan, terutama setelah tahun 2020. Indonesia menjadi negara dengan kontribusi publikasi paling dominan, diikuti oleh beberapa negara lain seperti Spanyol, Belanda, dan Amerika Serikat. Analisis kata kunci menunjukkan bahwa tema yang paling sering muncul antara lain religious moderation, Islamic education, religious tolerance, education, dan curriculum. Peta tematik juga menunjukkan bahwa tema seperti pendidikan agama, pengajaran, dan keberagaman budaya menjadi tema utama dalam perkembangan penelitian ini. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai perkembangan riset moderasi beragama dalam pendidikan menengah serta arah pengembangan penelitian di masa mendatang.
Copyrights © 2026