Abstrak Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit tidak menular yang dapat berkembang sejak remaja akibat konsumsi natrium tinggi dan rendahnya literasi kesehatan. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan remaja mengenai pencegahan hipertensi melalui edukasi dan pemantauan konsumsi garam. Kegiatan menggunakan desain pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan pada 30 anggota Palang Merah Remaja (PMR) di SMPN 02 Kalipuro, Banyuwangi. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, skrining tekanan darah, serta pelatihan penggunaan Kartu Kendali Rendah Garam. Evaluasi dilakukan dengan desain pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan paired t-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, di mana rerata skor meningkat dari 62,00 menjadi 86,00. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang dipadukan dengan pemantauan konsumsi garam efektif meningkatkan literasi kesehatan remaja dan berpotensi mendukung upaya pencegahan hipertensi berkelanjutan sejak usia sekolah. Kata kunci: hipertensi; remaja; literasi kesehatan; garam; PMR Abstract Hypertension is a primary risk factor for non-communicable diseases that can develop as early as adolescence due to high sodium intake and low health literacy. This community service project aims to improve adolescent health literacy regarding hypertension prevention through education and salt consumption monitoring. The program utilized a Participatory Action Research (PAR) approach involving 30 members of the Youth Red Cross (PMR) at SMPN 02 Kalipuro, Banyuwangi. Implementation methods included health education, blood pressure screening, and training on the use of the Low-Salt Control Card. Evaluation followed a pre-test and post-test design, with data analyzed using a paired t-test. Results showed a significant increase in participants' knowledge, with the mean score rising from 62.00 to 86.00. These findings suggest that health education combined with salt consumption monitoring effectively enhances adolescent health literacy and has the potential to support sustainable hypertension prevention efforts from school age. Keywords: hypertension; adolescent; health literacy; salt; youth red cross.
Copyrights © 2026