Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk mengoptimalkan keberadaan produk kearifan lokal sebagai wahana atau media sarasehan pembudayaan nilai-nilai Pancasila. Lokasi penelitian berada di Desa Jugo Kecamatan Kesamben, Blitar dengan sasaran utama para budayawan dan masyarakat sekitar. Metode yang digunakan adalah pendampingan dengan fokus utama praktik budaya nembang macapatan yang di dalamnya terdapat sesi tes kompetensi dan juga praktik nilai-nilai Pancasila melalui dialog bagi peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: 1) Hasil tes pengetahuan dan kompetensi pada peserta menunjukkan bahwa 87% memahami konsep dan urgensi nilai-nilai Pancasila sehingga dapat dikatakan masayarakat sasaran memiliki modal untuk menjalankan kegiatan bernuansa pembudayaan nilai-nilai Pancasila; 2) Hasil analisis penguasaan penerapan teori atau praktik menunjukkan bahwa peserta mampu mempraktikkan kegiatan macapatan dengan baik mulai dari menjalankan peran sebagai pengarah, dhalang tembang, pamaca tembang, pamedhar tembang, pamireng tembang hingga melakukan dialog multikultural sebagai cara menyelesaikan konflik. Maka dari itu, kegiatan praktik macapatan ini sangat berpotensi menjadi wahana mediasi pembudayaan nilai-nilai Pancasila sekaligus penyelesaian konflik ke depannya atau bahkan dapat menjadi modal pengembangan wisata daerah berbasis nilai-nilai kearifan lokal.
Copyrights © 2020