Globalisasi yang terjadi saat ini membawa masyarakat Indonesia medistorsikan pendidikan karakter bangsa. Padahal, pendidikan karakter merupakan suatu pondasi bangsa yang sangat penting dan perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak, serta pada kalangan remaja yang menginjak dewasa. Kondisi yang semakin berubah saat ini mendorong mahasiswa untuk memiliki religiusitas yang tinggi dan kokoh. Dengan religius yang kokoh mahasiswa dapat menjadi seorang yang kokoh tidak mudah terombang-ambing oleh perubahan zaman. Majelis dzikir dan sholawat di Unisba selain menjadi media dzikir dan media pengembangan karakter mahasiswa, diharapakan menjadi media penguatan karakter religius mahasiswa. Perbedana sikap antar mahasiswa menunjukkan perbedaan bagi yang mengikuti secara rutin dengan mereka yang tidak pernah mengikuti sama sekali. Oleh karena itu, salah satu penerapannya adalah melalui pembentukan karakter religius melalui Majelis Dzikir dan Sholawat pada Mahasiswa di Universitas Islam Balitar. Bangsa yang besar tidak hanya mengandalkan sumberdaya alam saja, namun juga harus didukung sumber daya manusia yang memiliki karakter yang kokoh. Sumber daya manusia akan turut andil dalam mewujudkan harkat martabat bangsa. Globalisasi yang melanda bangsa saat ini mendorong masyarakat untuk memiliki karakter yang kurang baik. Dampak globalisasi dengan waktu relatif cepat menyebabkan budaya dapat berubah total. Pada kasus di atas, karakter menjadi sangat penting dalam membentengi generasi bangsa agar memiliki pribadi yang baik. Sehingga penelitian pembentukan karakter religius pada generasi penerus bangsa lebih sempit pada mahasiswa dipandang sangatlah genting untuk dikaji dan diteliti secara komprehensif. Penelitian ini akan mencoba menemukan pembentukan karakter religius melalui majelis dzikir dan sholawat Unisba Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif jenis kasus.Analisis data dengan mempergunakan teori 3 langkah Kut Lewin.
Copyrights © 2024