Mohamad Sodik
Universitas Islam Balitar Blitar

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Membangun Blueprint untuk Manajemen Rapat yang Efektif pada Lembaga Pendidikan Islam M Yusuf; Mohamad Sodik
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 2 No 1 (2024): PROPHETIK : Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v2i1.3567

Abstract

Manajemen rapat yang efektif memegang peranan penting dalam keberhasilan lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi pentingnya presisi agenda rapat dalam konteks lembaga pendidikan Islam, dengan fokus pada pembangunan blueprint untuk manajemen rapat yang efektif. Latar belakang penelitian ini muncul dari tantangan umum yang dihadapi oleh lembaga pendidikan Islam, yaitu kurangnya kejelasan dan ketepatan dalam perencanaan serta pelaksanaan rapat. Melalui pendekatan library research, penelitian ini mengidentifikasi peran vital presisi agenda dalam meningkatkan produktivitas, keterlibatan peserta, dan pencapaian tujuan rapat di lembaga pendidikan Islam. Temuan ini menciptakan dasar untuk membentuk blueprint yang terstruktur dan jelas dalam manajemen rapat, memberikan panduan praktis bagi lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman praktis dan implementasi presisi agenda dalam meningkatkan efektivitas manajemen rapat pada lembaga pendidikan Islam. Implementasi presisi agenda diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah kurangnya kejelasan dalam pelaksanaan rapat, membuka jalan menuju pertemuan yang lebih produktif dan berdaya saing.
Pembentukan Karakter Religius Mahasiswa Melalui Majelis Dzikir Dan Sholawat Universitas Islam Balitar Blitar Winarto; Mohamad Sodik; Siti Nurlatifah
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 2 No 1 (2024): PROPHETIK : Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v2i1.3568

Abstract

Globalisasi yang terjadi saat ini membawa masyarakat Indonesia medistorsikan pendidikan karakter bangsa. Padahal, pendidikan karakter merupakan suatu pondasi bangsa yang sangat penting dan perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak, serta pada kalangan remaja yang menginjak dewasa. Kondisi yang semakin berubah saat ini mendorong mahasiswa untuk memiliki religiusitas yang tinggi dan kokoh. Dengan religius yang kokoh mahasiswa dapat menjadi seorang yang kokoh tidak mudah terombang-ambing oleh perubahan zaman. Majelis dzikir dan sholawat di Unisba selain menjadi media dzikir dan media pengembangan karakter mahasiswa, diharapakan menjadi media penguatan karakter religius mahasiswa. Perbedana sikap antar mahasiswa menunjukkan perbedaan bagi yang mengikuti secara rutin dengan mereka yang tidak pernah mengikuti sama sekali. Oleh karena itu, salah satu penerapannya adalah melalui pembentukan karakter religius melalui Majelis Dzikir dan Sholawat pada Mahasiswa di Universitas Islam Balitar. Bangsa yang besar tidak hanya mengandalkan sumberdaya alam saja, namun juga harus didukung sumber daya manusia yang memiliki karakter yang kokoh. Sumber daya manusia akan turut andil dalam mewujudkan harkat martabat bangsa. Globalisasi yang melanda bangsa saat ini mendorong masyarakat untuk memiliki karakter yang kurang baik. Dampak globalisasi dengan waktu relatif cepat menyebabkan budaya dapat berubah total. Pada kasus di atas, karakter menjadi sangat penting dalam membentengi generasi bangsa agar memiliki pribadi yang baik. Sehingga penelitian pembentukan karakter religius pada generasi penerus bangsa lebih sempit pada mahasiswa dipandang sangatlah genting untuk dikaji dan diteliti secara komprehensif. Penelitian ini akan mencoba menemukan pembentukan karakter religius melalui majelis dzikir dan sholawat Unisba Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif jenis kasus.Analisis data dengan mempergunakan teori 3 langkah Kut Lewin.
IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH Mohamad Sodik; Laily Nur Syayidah
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v2i2.4092

Abstract

Leadership is an important force in the context of organizational management, as well as in the world of education it is very important when visionary leadership strategies can be implemented and run well and with quality. Therefore, the ability to lead effectively is the key to success in leading a school. This research is a type of library research, namely research whose object of study uses library data in the form of books as a data source and also various research articles and journals. From the research, it can be concluded that the principal must have the character of an agent of change, where the principal is the central point for realizing the vision and mission of the school with the various increasingly complex demands of the times. Commitment, consistency, cooperation and competence are very basic things that must always be maintained and implemented continuously. With this, it is hoped that there will be no internal problems that arise due to debate over issues that have been decided together. Apart from that, it is to increase mutual trust so that it is always maintained for the running of the school system in harmony. Leaders must also have the ability to understand the psychology of their subordinate teachers, and be able to communicate well, and be able to solve existing problems as quickly as possible, and make appropriate and high-quality decisions. Innovate to always improve the quality of schools with various ways and methods so that various changes will soon be realized in order to face globalization which will become increasingly visible in the future. Kepemimpinan merupakan suatu kekuatan yang penting dalam konteks manajemen organisasi, begitu pula dalam dunia pendidikan menjadi sangat penting apabila strategi kepemimpinan visioner dapat dilaksanakan dan dijalankan dengan baik dan berkualitas. Oleh karena itu, kemampuan memimpin secara efektif merupakan kunci keberhasilan dalam memimpin suatu sekolah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang objek kajiannya menggunakan data pustaka berupa buku-buku sebagai sumber datanya dan juga berbagai artikel penelitian dan jurnal. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pemimpin madrasah harus mempunyai karakter sebagai agen perubahan, dimana pemimpin madrasah merupakan titik sentral untuk mewujudkan visi dan misi sekolah dengan berbagai tuntutan zaman yang semakin kompleks. Komitmen, konsistensi, kerjasama dan kompetensi merupakan hal yang sangat mendasar yang harus selalu dijaga dan dilaksanakan secara berkesinambungan. Dengan demikian diharapkan tidak ada permasalahan internal yang muncul akibat perdebatan masalah yang telah diputuskan bersama. Selain itu juga untuk meningkatkan rasa saling percaya agar selalu terpelihara demi berjalannya sistem sekolah secara harmonis. Pemimpin juga harus mempunyai kemampuan memahami psikologi guru bawahannya, mampu berkomunikasi dengan baik, mampu memecahkan permasalahan yang ada secepat mungkin, serta mengambil keputusan yang tepat dan berkualitas. Berinovasi untuk selalu meningkatkan mutu sekolah dengan berbagai cara dan metode agar berbagai perubahan segera terwujud guna menghadapi globalisasi yang semakin nyata di masa depan.
Pengembangan Keterampilan 21st Century dalam Pendidikan Islam M. Yusuf; Mohamad Sodik
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/n83eqe89

Abstract

This article explores the development of 21st-century skills in the context of Islamic education, addressing common challenges faced by educational institutions. Aligned with the dynamics of globalization and technological advancement, the significance of critical, creative, and collaborative thinking skills in education is becoming increasingly urgent. The research method applied is library research, involving a review of literature, articles, and related studies to elaborate on the concepts and practices of developing 21st-century skills in the context of Islamic education. The primary objective of this research is to identify effective strategies and pedagogical principles that can be adopted to enhance the quality of Islamic education in the contemporary era. The research findings highlight the need for the integration of Islamic values in the development of 21st-century skills, with a focus on critical thinking, creativity, collaboration, and digital literacy. This article makes a significant contribution to understanding how Islamic education can adapt to the dynamics of the times while preserving the values of Islamic identity. Artikel ini mengeksplorasi pengembangan keterampilan abad ke-21 dalam konteks pendidikan Islam, mengarahkan perhatian pada tantangan umum yang dihadapi oleh lembaga pendidikan. Sejalan dengan dinamika globalisasi dan kemajuan teknologi, pentingnya keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif dalam pendidikan semakin mendesak. Metode penelitian yang diterapkan adalah library research, dengan melakukan tinjauan literatur, artikel, dan penelitian terkait untuk merinci konsep serta praktik pengembangan keterampilan 21st Century dalam konteks pendidikan Islam. Tujuan utama penelitian ini adalah mengidentifikasi strategi efektif dan prinsip pedagogis yang dapat diadopsi untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam di era kontemporer. Hasil penelitian menyoroti kebutuhan integrasi nilai-nilai Islam dalam pengembangan keterampilan 21st Century, sambil menitikberatkan pada kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital. Artikel ini memberikan kontribusi penting untuk memahami bagaimana pendidikan Islam dapat menyesuaikan diri dengan dinamika zaman, sekaligus mempertahankan nilai-nilai identitas Islam.
KONSEP KURIKULUM DEEP LEARNING SEBAGAI PILAR STRATEGI PENDIDIKAN ISLAM Laily Nur Syayidah; Mohamad Sodik
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/zt448y78

Abstract

Era globalisasi adalah periode di mana negara-negara mengalami perkembangan yangsangat pesat seiring dengan perjalanan waktu. Kurikulum menjadi jantung pendidikan yang mempunyai peranan krusial dalam mengarahkan dan menjawab kebutuhan zaman. Pola pikir deep learning menjadi krusial bagi guru sekolah dasar untuk dapat menghadapi kompleksitas zaman. Pendidikan abad ke-21, fokus pendidikan bergeser dari sekadar menghafal informasi menjadi memahami, menganalisis, dan menciptakan solusi berbasis pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Kurikulum berbasis deep learning menawarkan pendekatan yang relevan dan strategis bagi pengembangan pendidikan Islam di era modern. Pendekatan ini tidak hanya menekankan pada penguasaan pengetahuan secara kognitif, tetapi juga mendorong peserta didik untuk berpikir mendalam, merefleksi, dan menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan misi utama pendidikan Islam yaitu membentuk manusia paripurna (insan kamil) yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip pendidikan Islam seperti tarbiyah, tazkiyah, dan ta’dib telah mengandung unsur deep learning sejak awal. Oleh karena itu, integrasi pendekatan ini ke dalam kurikulum Islam bukan hanya mungkin, tetapi justru memperkuat orientasi pembelajaran yang holistik, kontekstual, dan transformatif. Untuk mewujudkannya, diperlukan pembaruan strategi kurikulum, pelatihan guru, serta penciptaan budaya belajar yang mendorong eksplorasi makna, refleksi, dan penerapan nilai dalam konteks nyata.