Perkembangan sastra Indonesia kontemporer mencerminkan dinamika sosial, budaya, dan politik melalui novel yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga medium refleksi dan kritik. Penelitian ini menelaah representasi feminisme dalam novel-novel kontemporer Indonesia sejak era 1990-an hingga saat ini, dengan fokus pada karakter tokoh perempuan, alur, konflik, simbol, dan tema. Hasil analisis menunjukkan adanya spektrum feminisme yang beragam, termasuk liberal, radikal, dan lokal, yang menekankan kesetaraan, perlawanan terhadap patriarki, pencarian identitas, dan adaptasi terhadap norma sosial-budaya. Novel juga memperlihatkan interaksi feminisme dengan tradisi, agama, dan globalisasi, serta menjadi sarana edukasi dan advokasi gender. Kajian ini menegaskan peran sastra sebagai medium refleksi sosial dan transformasi budaya, serta pentingnya pendekatan multidimensi dalam memahami pengalaman perempuan di Indonesia kontemporer.
Copyrights © 2025