Swamedikasi merupakan upaya pengobatan diri sendiri yang sangat umum dilakukan oleh masyarakat. Studi melaporkan bahwa obat yang paling umum digunakan dalam perilaku swamedikasi ini adalah analgesik (66,25%) dan antipiretik (59,16%). Mitra pada kegiatan ini adalah ibu-ibu yang tergabung dalam Forum Komunikasi Keluarga (FKK) di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait swamedikasi nyeri. Kegiatan dilaksanakan dalam 3 tahapan. Tahapan tersebut yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Materi disampaikan oleh tim pengabdian yang berasal dari dua disiplin ilmu yaitu Farmasi (Apoteker) dan Kedokteran (Dokter). Metode edukasi yang digunakan yaitu melalui ceramah dan diskusi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2024. Kegiatan ini diikuti oleh satu kelompok ibu-ibu FKK di Desa Batu Kajang dengan jumlah 5 orang. Hasil evaluasi menemukan bahwa rerata pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan mencapai 95%. Seluruh peserta (100%) merasa bahwa materi yang diberikan sangat bermanfaat sehingga merekomendasikan agar kegiatan ini dilanjutkan dengan topik. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini yaitu kegiatan ini telah berhasil mencapai tujuan yang diharapkan. Keberhasilan ini tidak hanya ditunjukkan oleh tingginya kepuasan dan peningkatan pengetahuan peserta, tetapi juga oleh rekomendasi yang diampaikan peserta. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model bagi kegiatan pengabdian masyarakat di daerah lain, serta mendorong lebih banyak kolaborasi antar disiplin ilmu dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2025