Siswa sekolah, sebagai bagian dari generasi muda yang rentan terhadap paparan informasi medis yang salah, mitos, atau tidak lengkap, sering kali kurang memahami bagaimana antibiotik bekerja, kapan seharusnya digunakan, dan risiko yang dapat timbul akibat penggunaannya yang tidak tepat. Melihat fakta tersebut, dalam rangka memperingati pekan peduli antimikroba 2024 (antibiotic awareness week) yang setiap tahun ditetapkan pada tanggal 18-24 November, maka kegiatan pemberian edukasi ini dilakukan. Kami secara aktif mengajak 43 siswa untuk mendengarkan dan berbagi pendapat mengenai tata cara penggunaan antimikroba dengan benar serta mengkampanyekan bahaya yang terjadi akibat tidak tepatnya penggunaan antimikroba di masyarakat yakni munculnya resistansi antimikroba atau antimicrobial resistance (AMR). Selain itu, kegiatan lain yang dilakukan adalah memberikan edukasi mengenai bisnis digital. Para siswa yang adalah generasi yang paham teknologi tentunya tidak asing dengan sosial media dan berbagai platform lain yang penting untuk menunjang karir dan pekerjaan mereka ke depannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah menambah pengetahuan para siswa mengenai antibiotik dan pemanfaatan sosiel media secara positif untuk bisnis digital. Metode yang digunakan adalah pembagian materi dan tanya jawab. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan pemahaman para siswa mengenai kedua topik yang dibahas. Selain itu, opara siswa menjadi antusias untuk membagiakan pembelajaran mereka untuk keluarga dan teman-teman. Di kemudian hari kegiatan serupa diharapkan dapat kembali dilakukan.
Copyrights © 2025