Ni Wayan Sri Ekayanti
Bagian Fisiologi Dan Biokimia, Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Manajemen Stress dan Penyuluhan Anti-Scamming Pada Guru SMP di Payangan Putu Austin Widyasari Wijaya; Ni Wayan Sri Ekayanti; Ni Putu Indah Kusumadewi Riandra
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.1.2025.44-48

Abstract

Tenaga Pendidikan atau guru di SMP Negeri Hindu 2 Payangan berjumlah 51 orang dengan jumlah siswa 567 orang siswa. Peran guru bukan hanya sebagai pengampu mata Pelajaran, namun juga berperan pada ekstra kurikuler siswa, pembinaan perlombaan, dan juga beban administrasi yang berpotensi meningkatkan beban pikiran serta meningkatkan stress. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari mitra, kewajiban tersebut dirasa cukup menambah beban kerja sehingga mengganggu pikiran dan dapat berdampak pada proses belajar mengajar rutin. Hasil wawancara juga menunjukkan beberapa guru sempat hampir mengalami scaming dan sampai saat ini merasa kebingungan terhadap cara mencegah serta mengenalinya. Berdasarkan situasi tersebut, didapatkan dua masalah prioritas yang ada di mitra, guru SMP N Hindu 2 Payangan, yaitu peningkatan stress di kalangan mitra dan ancaman scaming. Solusi yang diberikan yaitu pembian penyuluhan dan sosialisasi mengenai manajemen stress dan cara pencegahan scamming. Hasil pelaksanaan PKM didapatkan peningkatan wawasan pada mitra yang dinilai melalui pre dan post-test.
PKM pada Kelompok Remaja di SMPN 2 Payangan Marta Setiabudy; Ni Wayan Sri Ekayanti; Cokorda Krisna Yudha
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.1.2025.32-38

Abstract

Siswa sekolah, sebagai bagian dari generasi muda yang rentan terhadap paparan informasi medis yang salah, mitos, atau tidak lengkap, sering kali kurang memahami bagaimana antibiotik bekerja, kapan seharusnya digunakan, dan risiko yang dapat timbul akibat penggunaannya yang tidak tepat. Melihat fakta tersebut, dalam rangka memperingati pekan peduli antimikroba 2024 (antibiotic awareness week) yang setiap tahun ditetapkan pada tanggal 18-24 November, maka kegiatan pemberian edukasi ini dilakukan. Kami secara aktif mengajak 43 siswa untuk mendengarkan dan berbagi pendapat mengenai tata cara penggunaan antimikroba dengan benar serta mengkampanyekan bahaya yang terjadi akibat tidak tepatnya penggunaan antimikroba di masyarakat yakni munculnya resistansi antimikroba atau antimicrobial resistance (AMR). Selain itu, kegiatan lain yang dilakukan adalah memberikan edukasi mengenai bisnis digital. Para siswa yang adalah generasi yang paham teknologi tentunya tidak asing dengan sosial media dan berbagai platform lain yang penting untuk menunjang karir dan pekerjaan mereka ke depannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah menambah pengetahuan para siswa mengenai antibiotik dan pemanfaatan sosiel media secara positif untuk bisnis digital. Metode yang digunakan adalah pembagian materi dan tanya jawab. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan pemahaman para siswa mengenai kedua topik yang dibahas. Selain itu, opara siswa menjadi antusias untuk membagiakan pembelajaran mereka untuk keluarga dan teman-teman. Di kemudian hari kegiatan serupa diharapkan dapat kembali dilakukan.
Penyuluhan Skrining Calon Pengantin dalam Mencegah Stunting Luh Gde Evayanti; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Komang Trisna Sumadewi; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Putu Austin Widyasari Wijaya; Ni Wayan Sri Ekayanti; Ni Wayan Diana Ekayani
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.2.2025.101-104

Abstract

Pengetahuan terkait skrining calon pengantin di Desa Batur Tengah masih terbatas. Faktor yang ini mempengaruhi kesiapan untuk hamil dan peningkatan kasus stunting. Mitra kurang memahami bahwa calon pengantin atau pasangan usia subur yang tidak memenuhi prasyarat untuk hamil dapat meningkatkan kasus stunting. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader posyandu terkait skrining calon pengantin untuk mencegah stunting sejak dini. Metode yang digunakan berupa pembinaan dan simulasi skrining calon pengantin. Kegiatan dilakukan bersama dengan follow up dan evaluasi kepada mitra. Setelah dilaksanakan kegiatan ini, diketahui didapatkan peningkatan nilai post-test dibandingkan dengan nilai pre-test namun tidak signifikan secara statistik (p = 0,120).
Optimalisasi UKS dan Edukasi Kesehatan Kulit serta Penyuluhan Literasi Keuangan Di SMP Negeri Payangan Ni Wayan Sri Ekayanti; Putu Gde Hari Wangsa; Ida Ayu Santi Purnamawati; Putu Austin Widyasari Wijaya; Luh Gde Evayanti; Ni Wayan Diana Ekayani
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.3.2025.221-225

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan unit yang memiliki peran strategis di sekolah guna mendukung kesehatan dan kesejahteraan siswa-siswi dan tenaga pendidik. Setiap sekolah diwajibkan memiliki UKS dan fungsinya agar tetap dapat berjalan secara optimal. Peran kader dari kalangan siswa sangat penting untuk menjaga kelangsungan kegiatan UKS. Namun di SMP Negeri Hindu 2 Payangan fungsi tersebut belum berjalan secara optimal. Permasalahan prioritas yang ditangani dalam kegiatan ini adalah belum optimalnya fungsi UKS, permasalahan kesehatan terkait kulit dan organ reproduksi serta pengelolaan keuangan jangka panjang. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk optimalisasi peran UKS dan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan kulit dan organ reproduksi serta peningkatan pengetahuan guru tentang literasi keuangan jangka panjang. Metode yang digunakan meliputi tiga pilar utama, pertama penyuluhan interaktif mengenai kesehatan kulit dan organ reproduksi yang sering dialami remaja; kedua,pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) yang praktis dan relevan dengan kondisi sekolah; ketiga, penyuluhan literasi keuangan jangka panjang. Solusi yang diberikan dengan membentuk kader dan memberi pelatihan P3K, penyuluhan kesehatan kulit dan organ reproduksi serta penyuluhan literasi keuangan. Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi SMP anggota PMR serta guru di SMP Negeri Hindu 2 Payangan. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan keterampilan dan pengetahuan siswa sebesar 32% setelah mendapat pelatihan dan penyuluhan. Hal ini menunjukkan keberhasilan program dalam mencapai tujuan.
Pemantauan Tumbuh Kembang pada Anak Keluarga Binaan Program Community-Oriented Medical Education Ni Wayan Diana Ekayani; Rima Kusuma Ningrum; Adi Pratama Putra P; Ni Wayan Sri Ekayanti; Putu Austin Widyasari Wijaya; Luh Gde Evayanti
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.1.2026.1-5

Abstract

Gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak masih menjadi prioritas kesehatan sehingga memerlukan kerjasama dari berbagai pihak. Keterlibatan mahasiswa dan dosen pada komunitas merupakan salah satu strategi yang dapat membantu menurunkan angka morbiditas dan mortalitas anak. Berdasarkan survei awal pada mata kuliah Community Oriented Medical Education 1000 Hari Awal Kehidupan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, pengetahuan mahasiswa masih kurang dalam melakukan deteksi dini tumbuh kembang. Demikian juga dengan keluarga binaan yang kurang memahami pemantauan dan stimulasi tumbuh kembang anak. Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa, melakukan pendampingan pada mahasiswa dan keluarga binaan untuk melakukan pemantauan tumbuh kembang anak. Kegiatan diawali dengan penyegaran mengenai pemeriksaan tumbuh kembang kepada mahasiswa. Selanjutnya, mahasiswa dan dosen melakukan skrining dan edukasi tumbuh kembang kepada keluarga binaan. Keluarga binaan akan dievaluasi selama satu tahun untuk melakukan pemantauan dan stimulasi pada anak. Sepuluh keluarga binaan dipantau dalam kegiatan ini. Hasil skrining menunjukkan semua anak memiliki hasil kurva World Health Organization dan Kuisioner Pra Skrining Perkembangan yang normal. Walaupun demikian, terdapat satu bayi yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena lahir prematur dengan berat badan lahir rendah akibat ibu mengalami systemic lupus erythematosus. Hasil dalam kegiatan ini menunjukkan pemantauan anak harus terus dilaksanakan. Selain itu, kerjasama dan dukungan orangtua dan orang sekitar perlu ditingkatkan untuk mengoptimalkan deteksi dini dan stimulasi tumbuh kembang anak.
Penyuluhan dan Skrining Skabies bagi Ibu dan Anak serta Edukasi Pengolahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Menjadi Minuman Herbal Putu Gde Hari Wangsa; Ni Wayan Sri Ekayanti; I Wayan Sudiarta
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.2.2026.165-170

Abstract

Skabies merupakan penyakit kulit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada lingkungan dengan kepadatan hunian tinggi dan interaksi erat antar individu, termasuk lingkungan rumah asuh. SOS Children Village Bali merupakan komunitas yang menaungi anak-anak dan ibu asuh yang memiliki risiko terjadinya penularan skabies akibat aktivitas sehari-hari yang melibatkan kontak erat. Selain itu, hasil observasi awal menunjukkan bahwa pengetahuan ibu asuh mengenai pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai minuman herbal kesehatan masih terbatas. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mengenai skabies, melaksanakan skrining dini penyakit kulit, serta memberikan edukasi pengolahan TOGA menjadi minuman herbal kesehatan berbasis rumah tangga. Pemecahan masalah dilakukan melalui pendekatan edukatif dan preventif yang meliputi survei awal, koordinasi dengan mitra, penyuluhan kesehatan mengenai skabies, skrining dan pemeriksaan kulit oleh dokter spesialis kulit dan kelamin, edukasi pengolahan TOGA, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Kegiatan dilaksanakan di SOS Children Village Bali dengan sasaran ibu asuh dan anak-anak usia 5–15 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai skabies dan pemanfaatan TOGA berdasarkan hasil posttest dibandingkan pretest. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung serta aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan skrining turut meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini penyakit kulit pada anak-anak. Kegiatan PKM ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan mengenai skabies dan pemanfaatan TOGA serta mendorong peningkatan kesadaran kesehatan kulit dan perilaku hidup sehat pada ibu asuh dan anak-anak di SOS Children Village Bali.