Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan dan positioning industri kopi UMKM Jumpstart melalui pendekatan analisis PESTEL dan Porter’s Five Forces. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya persaingan industri kopi di Indonesia, baik dari sisi pelaku usaha ritel kopi modern, kedai kopi independen, maupun produk substitusi seperti kopi instan dan minuman berbasis teh/boba. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan pemilik usaha, karyawan produksi, dan pramusaji sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor eksternal (PESTEL) memengaruhi dinamika usaha melalui kebijakan perizinan, fluktuasi harga bahan baku, preferensi konsumen, serta tuntutan keberlanjutan lingkungan. Sementara itu, analisis Porter’s Five Forces mengungkapkan tingginya intensitas persaingan intra-industri, daya tawar konsumen yang kuat, dan ancaman substitusi lintas kategori. Berdasarkan hasil analisis, strategi pengembangan Jumpstart difokuskan pada empat pilar utama: (1) menu engineering dan diferensiasi produk; (2) diversifikasi pemasok dan ketahanan rantai pasok; (3) pendekatan digital-first dengan sistem pemesanan dan loyalitas online; serta (4) inovasi bundling dan positioning berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi UMKM kopi dalam merumuskan strategi adaptif dan berkelanjutan guna meningkatkan daya saing di tengah ketatnya industri kopi nasional.
Copyrights © 2025