Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Dinning Atmosphere McDonald’s terhadap Keputusan Pembelian Gen Z: Survey Pelanggan McDonald’s Cabang Galuh Mas Karawang Anisa Lestari; Kelsha Berliana Rifty; Abdul Yusuf
Economic Reviews Journal Vol. 3 No. 3 (2024): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v3i3.288

Abstract

Environmental Influences and Purchasing Decisions at McDonald's Galuh Mas Branch, Karawang. This study aims to explore the influence of the environment and atmosphere on the purchase decision process of McDonald's Galuh Mas Branch, Karawang. The research method used is quantitative research. The population of this study was all Gen-Z consumers who bought and enjoyed food at McDonald's Galuh Mas Karawang Branch, with a total sample of 104 people. Data analysis is carried out using.
STRATEGI PEMBERDAYAAN PKK MELALUI PROGRAM DAUR EKONOMI SIRKULAR DENGAN PENDEKATAN SOSIAL MEDIA Berliana Rifty, Kelsha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi Vol 6 No 02 (2025): Volume 6, Nomor 2, Oktober 2025
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to develop an empowerment strategy for Family Welfare Movement (PKK) members through a circular economy-based waste recycling program supported by a social media approach. In the context of the increasing problem of environmental pollution caused by plastic waste, empowering the PKK as a community group has significant potential to manage plastic waste through innovative eco-friendly fashion products. This program adopts circular economy principles by processing plastic waste into useful products, such as eco-friendly tote bags. Social media is used as a strategic tool for education, promotion, and strengthening the marketing network for recycled products, thereby expanding market reach and increasing social inclusion. The research method combines a qualitative approach with market analysis, community engagement, and evaluating the effectiveness of social media use in empowerment. The results are expected to contribute to PKK empowerment in creating new, sustainable sources of income, while supporting plastic waste reduction through innovative and environmentally friendly products. The implications of this research also include strengthening the social, economic, and environmental aspects of community plastic waste management, which can be applied more broadly.
Implementasi E-Sistem Informasi Manajemen Untuk Meningkatkan Efektivitas Promosi Pemasaran UMKM d’Sruput Melalui Media Sosial Kelsha Berliana Rifty; Asep Maulana
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 3 No 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi E-Sistem Informasi Manajemen (E-SIM) dalam meningkatkan efektivitas promosi pemasaran pada d’SRUPUT, sebuah UMKM di bidang minuman. Di tengah persaingan digital, pengelolaan data promosi yang manual sering kali menghambat optimalisasi pemasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengembangan sistem Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, desain, implementasi, dan pengujian. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan informan kunci (pemilik), informan utama (staf operasional), serta informan pendukung (konsumen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa transisi dari pengelolaan promosi konvensional ke berbasis E-SIM memberikan peningkatan signifikan pada metrik media sosial, antara lain: jangkauan per posting (+220%), interaksi (+350%), dan tingkat konversi penjualan (+140%). Implementasi E-SIM juga berhasil meningkatkan efisiensi biaya pemasaran dengan kenaikan Return on Investment (ROI) dari 200% menjadi 533%. Secara keseluruhan, E-SIM terbukti efektif sebagai alat manajemen data untuk mengubah pola promosi dari sporadis menjadi terencana dan berbasis data (data-driven), yang secara langsung memperkuat daya saing UMKM di pasar digital
Empowering Bioentrepreneurship through the Utilization of Rambutan Peel Active Compounds as Hand Sanitizer Rifty, Kelsha Berliana; Verdhatama, Bryan
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3 No 1 (2026): March
Publisher : ICON Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71154/yyksgb92

Abstract

The underutilization of rambutan (Nephelium lappaceum L.) peel waste presents a significant opportunity for bioentrepreneurship. This project bridges biotechnology and business by transforming agricultural waste into a high-value, natural hand sanitizer. Utilizing the potent antibacterial properties of active compounds specifically tannins, flavonoids, and geraniin the extraction process employs a maceration method with food-grade solvents to ensure safety and efficacy.Preliminary results demonstrate that these phytochemicals effectively inhibit bacterial growth, offering a non-toxic and eco-friendly alternative to synthetic, high-alcohol sanitizers. From an entrepreneurial perspective, this innovation leverages low-cost raw materials to reduce production costs while meeting the rising market demand for sustainable hygiene products. Ultimately, this initiative serves as a catalyst for local bioentrepreneurship, promoting a circular economy by converting organic waste into a marketable bioproduct that provides both scientific and sustainable health solutions.
Strategi Pengembangan dan Positioning Industri Kopi Jumpstart dengan Pendekatan Analisis PESTEL dan Porter’s Five Forces Kelsha Berliana Rifty; Danang Kusnanto
Sanskara Manajemen Dan Bisnis Vol. 4 No. 01 (2025): Sanskara Manajemen dan Bisnis (SMB)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/smb.v4i01.596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan dan positioning industri kopi UMKM Jumpstart melalui pendekatan analisis PESTEL dan Porter’s Five Forces. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya persaingan industri kopi di Indonesia, baik dari sisi pelaku usaha ritel kopi modern, kedai kopi independen, maupun produk substitusi seperti kopi instan dan minuman berbasis teh/boba. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan pemilik usaha, karyawan produksi, dan pramusaji sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor eksternal (PESTEL) memengaruhi dinamika usaha melalui kebijakan perizinan, fluktuasi harga bahan baku, preferensi konsumen, serta tuntutan keberlanjutan lingkungan. Sementara itu, analisis Porter’s Five Forces mengungkapkan tingginya intensitas persaingan intra-industri, daya tawar konsumen yang kuat, dan ancaman substitusi lintas kategori. Berdasarkan hasil analisis, strategi pengembangan Jumpstart difokuskan pada empat pilar utama: (1) menu engineering dan diferensiasi produk; (2) diversifikasi pemasok dan ketahanan rantai pasok; (3) pendekatan digital-first dengan sistem pemesanan dan loyalitas online; serta (4) inovasi bundling dan positioning berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi UMKM kopi dalam merumuskan strategi adaptif dan berkelanjutan guna meningkatkan daya saing di tengah ketatnya industri kopi nasional.
Rekonstruksi Regulasi Perlindungan Konsumen ASEAN: Studi Perbandingan Indonesia Dan Singapura Kelsha Berliana Rifty
Jurnal Kajian Ilmiah Vol. 26 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/fkrsv514

Abstract

This article examines consumer protection in cross-border e-commerce, focusing on Indonesia, Singapore, and  China.  The  rapid  growth  of  digital  commerce across borders poses significant challenges for national legal systems in   safeguarding   consumer   rights   effectively.   This   study employs  a  normative  juridical  approach  with  qualitative-comparative analysis, exploring relevant  legislation,  policies, and  law  enforcement  practices  in  the  three  countries.  The findings  reveal  that  Singapore  has  established  the  most comprehensive consumer protection legal framework, closely aligned   with   international   standards.   China   utilizes   a centralized   regulatory   model   that   emphasizes   platform liability, resulting in stricter oversight of digital transactions. In contrast, Indonesia struggles with fragmented regulations, limited policy integration, and weak law enforcement, leading to  less  effective  consumer  protection  in  cross-border  e-commerce.    The    study    concludes    that    harmonizing international consumer protection standards and strengthening   national   law   enforcement   are   crucial   to addressing   the   challenges   of   cross-border   e-commerce. Enhanced  regulatory  cooperation  and  improvedconsumer digital   literacy   are   also   necessary   to   ensure   effective protection in digital markets