Alur kerja yang tidak efisien, waktu proses yang lebih lama, dan risiko kesalahan operasional lebih tinggi dapat disebabkan oleh tata letak fasilitas yang tidak ideal di ruang logistik dan laboratorium kalibrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan tata letak laboratorium kalibrasi dan ruang logistik di PT. HI. Metode Systematic Layout Planning (SLP) dan visualisasi menggunakan perangkat lunak Blocplan digunakan untuk mengidentifikasi hubungan fungsional antar ruang melalui pembuatan Diagram Hubungan Aktivitas (ARC) dan Diagram Hubungan Aktivitas (ARD). Selanjutnya, algoritme SLP digunakan untuk membuat Layout alternatif untuk laboratorium kalibrasi dan ruang logistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa tata letak yang diusulkan meningkatkan efisiensi sebesar 46,04% dibandingkan dengan Layout awal, mengurangi total jarak perpindahan material sebesar 54,6 meter. Tata letak baru dianggap lebih efektif karena memungkinkan proses kerja yang lebih lancar, mengurangi risiko kerusakan alat saat pemindahan, dan meningkatkan produktivitas dan layanan kalibrasi. Studi ini menunjukkan bahwa menggunakan kombinasi metode SLP dan Blocplan adalah cara yang efektif untuk merancang ulang tata letak fasilitas teknis yang kompleks dan selalu berubah.
Copyrights © 2025