Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Desa Lambara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, memiliki potensi di sektor pertanian dan perkebunan, namun kapasitas pengelolaan BUMDes masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kelembagaan dan manajemen BUMDes melalui pendampingan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi tiga tahapan, yaitu: (1) penguatan kelembagaan, (2) penyusunan dokumen tata kelola, struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi, serta SOP, dan (3) praktik serta evaluasi untuk menilai hasil pendampingan. Peserta kegiatan adalah pengurus BUMDes dan aparat Desa Lambara, dengan pemateri dari kalangan akademisi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta terkait tata kelola kelembagaan dan manajemen BUMDes. Antusiasme peserta menjadi indikator positif bahwa pendampingan ini dapat mendorong pengelolaan BUMDes yang lebih profesional, akuntabel, dan berkelanjutan, sehingga diharapkan mampu memperkuat perekonomian Desa Lambara.
Copyrights © 2025