Kesehatan ibu hamil mencerminkan kualitas sistem kesehatan suatu bangsa. Rendahnya pengetahuan ibu hamil dan keluarga terhadap tanda bahaya kehamilan menjadi tantangan utama yang membutuhkan solusi edukatif, terutama di wilayah pesisir yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam deteksi dini tanda bahaya kehamilan melalui penerapan Model Self-Management Education for Pregnancy Risk (SMEERI) dengan media jingle edukatif sebagai sarana pembelajaran yang menarik, sederhana, dan mudah diingat. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Telok Pakkedai, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan melibatkan 15 kader kesehatan sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan dan evaluasi pengetahuan kader melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukan nilai rata-rata pengetahuan kader meningkat dari 60% pada pre-test menjadi 93% pada post-test. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas media jingle edukatif dalam memperkuat pengetahuan kader kesehatan.
Copyrights © 2025