Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan, termasuk infeksi menular seksual (IMS), akibat rendahnya tingkat pengetahuan dan keterbatasan akses informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang IMS di SMK Tamansiswa Boja Kendal. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 32 siswa yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Intervensi dilakukan dalam bentuk pendidikan kesehatan menggunakan media booklet dan poster. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan tingkat pengetahuan secara menyeluruh setelah intervensi: sebelum edukasi, 96,9% responden memiliki pengetahuan kurang, dan hanya 3,1% cukup; setelah edukasi, 100% responden menunjukkan pengetahuan baik. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p = 0.000 (p < 0.05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan diberikan. Temuan ini membuktikan bahwa pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang IMS. Program serupa disarankan diterapkan secara rutin dalam institusi pendidikan sebagai upaya preventif dan promotif kesehatan reproduksi remaja.
Copyrights © 2026