Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepraktisan dan kevalidan e-modul etnolast berbasis etnomatematika (menggunakan budaya pada bangunan Lawang Satus Tegal) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, serta mengkaji pemanfaatannya dalam Kurikulum Merdeka sebagai sarana mendukung Profil Belajar Pancasila. Metode: Penelitian ini merupakan kajian Systematic Literature Review (SLR) dengan menggunakan kerangka PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar, ERIC, dan Publish or Perish, dengan menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu. Hasil: Kemampuan pemecahan masalah merupakan komponen krusial dalam matematika karena memberi siswa peluang memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan untuk menyelesaikan masalah kompleks. E-modul yang dikembangkan mampu mengintegrasikan budaya lokal bangunan Lawang Satus Tegal sebagai konteks pembelajaran geometri garis dan sudut, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, menarik, dan bermakna. Pengembangan dan penggunaan e-modul dengan pendekatan etnomatematika terbukti valid dan praktis untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah. Simpulan: Penelitian selanjutnya disarankan untuk merancang dan mengembangkan e-modul berbasis etnomatematika yang lebih variatif dengan dukungan teknologi digital interaktif, serta menelaah tingkat efektivitasnya melalui pendekatan penelitian eksperimen yang melibatkan subjek dan latar budaya yang lebih luas.
Copyrights © 2026