Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ETHNOMATHEMATICS FOR ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS IN KEBUMEN REGENCY USING CORN PLANT MEDIA Abdul Aziz; Iswahyudi Joko Suprayitno; Rully Cahritas Indra Prahmana; Puguh Prasetyo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2021: Proceeding The 12th International Conference On Lesson Study (ICLS-XII)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to find out design research and explore the potential for developing local culture-based learning methods for elementary school students in Kebumen district. This paper describes the concept of ethnomathematics-based design research at SD N Tambaksari, Kebumen Regency, Central Java in improving literacy and numeracy skills. Literacy and numeracy skills are indicators that need to be strengthened. The basic research design used is a research design that describes learning activities using local culture-based learning media or games with corn plants. The media used is by using food culture in the form of corn with abundant availability. The use of corn seeds is used by 2nd grade students of SD N Tambaksari to learn arithmetic operations. There are two aspects to be considered in this activity, namely literacy and numeracy. At the time of learning students are also invited to observe learning videos about arithmetic operations for further Based on these activities students are more active in participating in learning. Learning based on local food culture that can be applied in campus teaching programs to strengthen the literacy and numeracy aspects of students. Keywords: design research, ethnomathematics, traditional games
Pembelajaran Komik Matematika Sekolah Dasar : Systematic Literature Review Muhammad Hudzaifah; Iswahyudi Joko Supriyitno; Abdul Aziz
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif penggunaan media komik dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar (SD). Melalui metode systematic literature review, kajian ini menyelidiki efektivitas, tantangan, dan potensi media komik sebagai alat bantu pengajaran matematika. Penelusuran dilakukan pada berbagai basis data ilmiah dengan rentang waktu 2015-2024, menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Hasil menunjukkan bahwa media komik memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan motivasi, pemahaman konsep, dan hasil belajar matematika siswa SD. Penelitian mengungkapkan bahwa komik dapat mengubah persepsi siswa terhadap matematika dari mata pelajaran yang sulit menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Metode systematic review ini menggunakan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) dengan melakukan analisis kritis terhadap 25 artikel terpilih. Temuan penelitian menegaskan pentingnya pengembangan media komik yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa SD dan kurikulum matematika yang berlaku.
PROBASOLVE: MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI PELUANG Aina Nabila; Abdul Aziz; Rohmat Suprapto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6391

Abstract

Pembelajaran matematika khususnya pada materi peluang masih menghadapi berbagai tantangan, seperti anggapan bahwa materi tersebut sulit dan penyampaian yang masih bersifat konvensional. Hal ini berdampak pada rendahnya pemahaman peserta didik terhadap konsep peluang. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) bernama PROBASOLVE. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE, yang dibatasi sampai pada tahap development. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X SMA. Instrumen yang digunakan adalah angket validasi ahli materi dan ahli media untuk menilai kelayakan media yang dikembangkan. Proses pengembangan terdiri dari tiga tahapan awal yaitu: (1) Analyze, yang mencakup analisis kebutuhan, kurikulum, dan karakteristik peserta didik; (2) Design, meliputi penyusunan materi, kisi-kisi instrumen, dan desain media berbasis PBL; serta (3) Development, yang meliputi validasi produk oleh ahli dan revisi berdasarkan masukan. Hasil validasi menunjukkan bahwa media PROBASOLVE memperoleh skor rata-rata 88,96% dari ahli materi dan 87,56% dari ahli media, keduanya masuk dalam kategori “sangat valid” dengan skor rata-rata sebesar 88,26%. Media ini terbukti dapat menyajikan materi peluang secara kontekstual dan interaktif, sehingga mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, PROBASOLVE dinilai layak digunakan sebagai alternatif inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di era digital.
PENGEMBANGAN EBARET (E-COMIC BARISAN DAN DERET) BERBASIS ETNOMATEMATIKA TARI GAMBANG SEMARANG Lisa Amilia; Martyana Prihaswati; Abdul Aziz
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran inovatif berupa EBARET ( E-comic Barisan dan Deret) yang mengintegrasikan etnomatematika dengan unsur budaya lokal Tari Gambang Semarang. Pengembangan dilakukan sebagai respon terhadap kurangnya keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi barisan dan deret, serta meminimalkan penggunaan media digital yang relevan dan menarik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE, dengan fokus pada tiga tahap awal yaitu analisis, desain, dan pengembangan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara untuk mengidentifikasi kebutuhan dan karakteristik peserta didik, serta kondisi pembelajaran yang berlangsung. Produk EBARET dikembangkan dalam format e-comic interaktif menggunakan aplikasi Ibis Paint X dan platform Heyzine, yang memuat ilustrasi budaya, serta fitur interaktif yang mendukung pemecahan masalah secara bertahap dan sistematis. Validasi media dilakukan oleh tiga ahli materi dan tiga ahli media, dengan hasil akhir menunjukkan tingkat validitas sebesar 98,61% dari ahli media dan 96,04% dari ahli materi, yang keduanya termasuk dalam kategori sangat valid. Hasil ini menunjukkan bahwa EBARET layak digunakan sebagai media pembelajaran alternatif dalam mengajarkan barisan dan deret, serta efisien dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik melalui pendekatan yang relevan, visual, dan berbasis budaya lokal.
MathWhiz: Media Pembelajaran Digital dengan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) pada Materi SPLDV Kelas VIII Alma Rif’atun Nisa; Abdul Aziz; Eko Andy Purnomo
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3379

Abstract

Kemajuan teknologi memberikan dampak besar dalam dunia pendidikan, Khususnya dalam pemanfaatan media pembelajaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas media pembelajaran digital dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) untuk siswa kelas VIII. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yang dibatasi pada tahap analisis, desain, dan pengembangan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis validasi ahli media dan ahli materi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media digital MathWhiz memperoleh nilai validasi rata-rata sebesar 3,72 dari ahli media dan 3,52 dari ahli materi, yang keduanya termasuk dalam kategori valid. Rata-rata gabungan dari kedua validasi tersebut sebesar 3,54 sehingga media pembelajaran dinyatakan valid. Dengan demikian, MathWhiz layak diujicobakan dalam pembelajaran matematika khususnya pada materi SPLDV.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: E-MODUL ETNOLAST DENGAN PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Eko Andy Purnomo; Minnatul Ulum; Abdul Aziz
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/qabw2q24

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepraktisan dan kevalidan e-modul etnolast berbasis etnomatematika (menggunakan budaya pada bangunan Lawang Satus Tegal) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, serta mengkaji pemanfaatannya dalam Kurikulum Merdeka sebagai sarana mendukung Profil Belajar Pancasila. Metode: Penelitian ini merupakan kajian Systematic Literature Review (SLR) dengan menggunakan kerangka PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar, ERIC, dan Publish or Perish, dengan menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu. Hasil: Kemampuan pemecahan masalah merupakan komponen krusial dalam matematika karena memberi siswa peluang memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan untuk menyelesaikan masalah kompleks. E-modul yang dikembangkan mampu mengintegrasikan budaya lokal bangunan Lawang Satus Tegal sebagai konteks pembelajaran geometri garis dan sudut, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, menarik, dan bermakna. Pengembangan dan penggunaan e-modul dengan pendekatan etnomatematika terbukti valid dan praktis untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah. Simpulan: Penelitian selanjutnya disarankan untuk merancang dan mengembangkan e-modul berbasis etnomatematika yang lebih variatif dengan dukungan teknologi digital interaktif, serta menelaah tingkat efektivitasnya melalui pendekatan penelitian eksperimen yang melibatkan subjek dan latar budaya yang lebih luas.
TINJAUAN SISTEMATIS: PENGEMBANGAN E-MODUL MATEMATIKA BERBASIS GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Putri Siski Mayang; Abdul Aziz; Rohmat Suprapto
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis hasil-hasil dari penelitian terdahulu yang berfokus pada pengembangan e-modul matematika berbasis guided inquiry dalam upaya meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR). Pertanyaan penelitian yang diajukan berkaitan dengan bagaimana e-modul berbasis guided inquiry dikembangkan, sintaks guided inquiry yang digunakan, dan dampaknya terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Sumber data diperoleh dari menelusuri artikel dari beberapa sumber seperti Google Scholar, dan Publish Or Perish, dengan tahun terbit 2020-2025. Jumlah artikel yang ditinjau yaitu 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan menggunakan pendekatan PRISMA. Berdasarkan analisis data, dapat di identifikasi bahwa model pengembangan yang paling banyak digunakan adalah ADDIE dan 4D. Sintaks guided inquiry yang paling banyak digunakan yaitu orientasi, merumuskan masalah, mengajukan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, dan merumuskan kesimpulan. Selain itu, hasil sintesis menunjukkan bahwa e-modul berbasis guided inquiry berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan e-modul berbasis guided inquiry efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: e-modul matematika, guided inquiry, komunikasi matematis, systematic literature review.
Development of AVooks (Audio-Visual Books) Based on the Flipped Classroom Model to Enhance Learning Independence and Self-Efficacy among Students with Physical Disabilities Venissa Dian Mawarsari; Martyana Prihaswati; Eko Andy Purnomo; Abdul Aziz; Iswahyudi Joko Suprayitno
Tsaqila | Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/tjpt.v6i1.613

Abstract

This study aimed to develop and evaluate the effectiveness of AVooks (Audio-Visual Books) based on the flipped classroom model in enhancing the learning independence and self-efficacy of university students with physical disabilities in the Multimedia Mathematics Learning course. AVooks is an accessibility-oriented learning medium that integrates text, audio narration, visual tutorials, and interactive navigation within a Learning Management System (LMS), enabling students to learn independently according to their individual learning pace and physical conditions. This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model. The participants were two university students with physical disabilities characterized by upper- and lower-limb deformities who were able to walk independently without using wheelchairs or other mobility aids. Data were collected using validated learning independence and self-efficacy questionnaires administered over seven learning sessions and analyzed using descriptive analysis, Achievement Percentage, and Normalized Gain (N-Gain). Expert validation indicated that AVooks was highly feasible for implementation, with an average score of 3.56. The results showed that the Achievement Percentage of learning independence increased from 45.00% to 91.60%, with an N-Gain score of 0.85 (high category). Likewise, the Achievement Percentage of self-efficacy increased from 41.60% to 93.40%, with an N-Gain score of 0.89 (high category). These findings indicate that integrating AVooks with the flipped classroom model provides an accessible and adaptive learning environment that effectively promotes learning independence and strengthens students' confidence in completing academic tasks. This study contributes to the advancement of inclusive higher education by demonstrating the potential of accessibility-oriented digital learning media to support university students with physical disabilities.
Analysis of the need for interactive video learning media on sequences and series material Intan Pramuditya Hartanti; Eko Andy Purnomo; Abdul Aziz
UNION : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 12 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/union.v12i3.18076

Abstract

The teaching methods employed at SMA Muhammadiyah 1 Semarang still predominantly use lecture-based approaches, and the use of instructional media remains suboptimal. Students' mathematical problem-solving abilities are relatively low, as evidenced by their continued difficulties in modeling word problems into mathematical forms. This study aims to analyze the need for digital learning media to improve students' mathematical problem-solving skills. Digital learning media allow students to access materials flexibly while also providing interactive tools designed to enhance problem-solving skills, particularly in understanding complex mathematical concepts such as sequences and series. The research method is descriptive qualitative, with the research instrument being a questionnaire using a 1-4 Likert scale. The questionnaire was distributed via Google Forms to 69 tenth-grade students at SMA Muhammadiyah Semarang, located in Semarang City, Central Java. After completing the questionnaire, in-depth interviews were conducted with students to support the collected data. A descriptive qualitative method was chosen because this approach enables researchers to explore students' needs and perceptions regarding the use of digital learning media more deeply. The findings indicate a lack of effective use of instructional media (an average score of 1.95 out of 4), significant challenges in problem-solving (an average score of 2.61 out of 4), and difficulties in understanding the material on sequences and series (an average score of 2.57 out of 4). The results of the study underscore the need for the development of digital learning media to address students' difficulties in understanding sequences and series, as well as to enhance their problem-solving skills. Digital learning media provide interactive materials and exercises specifically designed for the topic of sequences and series, which can be implemented at SMA Muhammadiyah 1 Semarang, where students can access materials and practice problems via mobile phones during lessons or as homework to support independent learning.
VIDEO PEMBELAJARAN BRSD BERBASIS ETNOMATEMATIKA DENGAN METODE PBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR GEOMETRIS SISWA Siti Munawaroh; Abdul Aziz; Venissa Dian Mawarsari
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2008

Abstract

Matematika memiliki peranan penting dipelajari sejak dini karena matematika dapat mengembangkan kemampuan berfikir logis, analitis, sistematis, kritis, kreatif dan kemampuan bekerja sama peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media video pembelajaran bangun ruang sisi datar berbasis etnomatematika yang disesuaikan dengan teori kemapuan berpikir geometris Van Hiele. Metode yang digunakan dalam pengembangan video pembelajaran ini adalah metode pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development , Implementation, dan Evaluation). Video pembelajaran bangun ruang sisi datar berbasis etnomatematika dengan metode problem based learning mendapat nilai sangat valid dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berfikir geometris siswa. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengembangkan media video berbasis etnomatematika untuk meningkatkan kemampuan berfikir geometris yang mencakup semua materi bangun ruang.