Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan tenaga kerja berdasarkan beban kerja dan produktivitas karyawan pada bagian teknisi pemeliharaan mesin produksi di PT TVS Motor Company Indonesia. Total waktu kerja teknisi mencapai 50 jam per minggu, melebihi standar 40 jam (overload 25%). Rata-rata 22,7% mesin tidak terselesaikan sesuai jadwal. Produktivitas rata-rata mencapai 91,8% dari target. Jumlah tenaga kerja ideal adalah 15 tenaga kerja, sehingga terdapat kekurangan 5 tenaga kerja dari kondisi aktual. Kebingungan antara beban kerja dan jumlah tenaga kerja berpengaruh terhadap menurunnya produktivitas dan efektivitas pemeliharaan mesin. Penambahan tenaga kerja dan pengaturan ulang distribusi beban kerja menjadi langkah strategi yang perlu segera dilakukan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi perusahaan manufaktur dalam melakukan perencanaan tenaga kerja berdasarkan data beban kerja aktual dan produktivitas, khususnya pada industri otomotif dengan dinamika produksi tinggi. Kata Kunci: Beban Kerja; Produktivitas Karyawan;Kebutuhan Tenaga Kerja;Teknisi Pemeliharaan; Industri Manufaktur
Copyrights © 2026