Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi pengelolaan zakat dan wakaf di Indonesia melalui peran strategis Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Badan Wakaf Indonesia (BWI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis untuk memahami secara komprehensif praktik pengelolaan, tantangan, dan strategi optimalisasi zakat dan wakaf di Indonesia. Data penelitian diperoleh melalui studi dokumentasi, kajian literatur, serta analisis terhadap laporan kelembagaan, regulasi, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pengelolaan zakat dan wakaf dipengaruhi oleh kualitas tata kelola kelembagaan, transparansi, akuntabilitas, digitalisasi layanan, serta tingkat kepercayaan masyarakat. Meskipun BAZNAS dan BWI telah melakukan berbagai upaya melalui transformasi layanan digital, penguatan program zakat produktif dan wakaf produktif, serta peningkatan tata kelola kelembagaan, masih terdapat sejumlah tantangan, seperti rendahnya literasi masyarakat, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, dan belum optimalnya integrasi antar lembaga. Penelitian ini juga menemukan bahwa sinergi antara BAZNAS dan BWI menjadi faktor penting dalam membangun sistem filantropi Islam yang lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan, inovasi digital, edukasi masyarakat, serta dukungan kebijakan untuk mengoptimalkan kontribusi zakat dan wakaf dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2026