Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) terhadap kondisi psikologis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang diperkuat dengan data kualitatif melalui wawancara. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas VI dan satu guru kelas di SDN 1 Tanjungsari Kota Blitar. Instrumen yang digunakan berupa angket skala Likert yang telah melalui proses pembalikan skor pada pernyataan negatif serta pedoman wawancara semi-terstruktur. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek psikologis, tekanan lingkungan, dan dampak pelaksanaan TKA berada pada kategori tinggi, aspek kesiapan belajar berada pada kategori sangat tinggi, sedangkan aspek pembelajaran berada pada kategori rendah. Temuan tersebut menunjukkan bahwa siswa tidak mengalami tekanan psikologis yang signifikan dalam menghadapi TKA. Hasil wawancara memperkuat temuan tersebut bahwa siswa tidak mengalami stres berlebihan meskipun terdapat ketidaksesuaian antara ekspektasi siswa dan tingkat kesulitan soal. Dukungan dari orang tua dan guru serta strategi pembelajaran yang adaptif menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi psikologis siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TKA tidak selalu berdampak negatif, melainkan dapat menjadi evaluasi yang konstruktif apabila didukung oleh lingkungan belajar yang kondusif.
Copyrights © 2026