Perkembangan e-commerce di Indonesia menunjukkan tren pesat, dengan TikTok Shop sebagai platform baru yang menggabungkan media sosial dan e-commerce. Meskipun menarik perhatian melalui konsep shoppertainment, transaksi di TikTok Shop masih tertinggal dibandingkan platform besar seperti Shopee dan Tokopedia. Hal ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor seperti kepercayaan, persepsi risiko, dan keamanan memengaruhi keputusan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap minat beli konsumen di TikTok Shop, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei kepada 89 responden dari populasi mahasiswa FEBI Prodi Ekonomi Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert, dan analisis dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan dan keamanan berpengaruh positif signifikan terhadap minat beli, sementara persepsi risiko berpengaruh negatif signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen di TikTok Shop.
Copyrights © 2026