Iklan merupakan informasi yang disampaikan kepada publik dengan tujuan untuk mempengaruhi sebagian besar masyarakat. Iklan Sirup Marjan yang identik dengan bulan Ramadhan, selalu menampilkan cerita yang menarik dan berhasil mendapatkan perhatian publik. Penayangan iklan Sirup Marjan menyisipkan makna dan pesan kehidupan yang memiliki arti penting, sehingga iklan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pemaknaan yang terkandung dalam iklan Marjan 2024 menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini yaitu unggahan iklan dari laman Youtube resmi Marjan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna denotasi yang muncul adalah gambaran dari Puteri hijau, perempuan berpakaian serba hijau melawan Tuan Jungkat. Putri Hijau dikonotasikan sebagai perempuan pemberani, pelindung alam dan Tuan Jungkat sebagai kejahatan manusia yang mengeksploitasi alam demi kepentingan pribadi. Mitos yang muncul adalah bahwa alam dianggap sebagai sesuatu yang suci, harus dijaga dan dilestarikan.
Copyrights © 2026