Transformasi digital telah mendorong perubahan mendasar dalam sistem pendidikan, termasuk pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pemerintah Indonesia melalui berbagai kebijakan pendidikan menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Namun demikian, implementasi kebijakan tersebut pada jenjang PAUD masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran PAUD dalam perspektif kebijakan pendidikan, dengan menekankan kesenjangan antara kebijakan dan praktik di lapangan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap lima artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran PAUD telah dilakukan, namun masih berada pada tahap awal integrasi dan cenderung bersifat teacher-centered. Meskipun teknologi terbukti meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar anak, implementasinya belum sepenuhnya sejalan dengan arah kebijakan transformasi digital. Tantangan utama meliputi keterbatasan kompetensi digital guru, ketimpangan sarana prasarana, serta belum optimalnya dukungan implementatif kebijakan. Penelitian ini menegaskan adanya kesenjangan antara kebijakan normatif dan praktik empiris, sehingga diperlukan penguatan kebijakan yang lebih kontekstual, implementatif, dan berorientasi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Copyrights © 2026