Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses optimalisasi ekstrakurikuler Tari Galombang melalui analisis partisipasi siswa, tahapan implementasi, dan penggunaan strategi inovatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru pembina ekstrakurikuler tari dan peserta didik yang mengikuti kegiatan tersebut di SMPN 26 Padang. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi dilakukan melalui beberapa pendekatan: 1) Partisipasi Siswa: Pembina mendorong keterlibatan aktif dengan metode eksplorasi mandiri, di mana siswa diberi ruang untuk menciptakan variasi gerak tangan atau transisi sendiri guna meningkatkan rasa memiliki dan kepercayaan diri. 2) Tahapan Implementasi: Pelaksanaan dilakukan secara sistematis mulai dari pemanasan, pemberian materi dasar, hingga tahap penghalusan (refining) yang fokus pada detail posisi tubuh, arah pandang, dan sinkronisasi tempo dengan musik. Penggunaan metode demonstrasi dan tutor sebaya (menunjuk siswa yang cepat menguasai gerak untuk membantu teman lainnya) terbukti efektif mempercepat pemahaman materi. 3) Strategi Inovatif: Untuk menjaga ketertarikan siswa di era modern, dilakukan modifikasi elemen tari berupa aransemen musik yang lebih dinamis/modern tanpa menghilangkan pakem tradisional, serta penggunaan pola lantai yang lebih kompleks dan variatif.
Copyrights © 2026